Telegram Larangan Siarkan Arogansi Dicabut

Polri: Kami Sangat Hargai Tugas Jurnalistik

Hukum  RABU, 07 APRIL 2021 , 07:11:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Polri: Kami Sangat Hargai Tugas Jurnalistik

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono/Net

RMOLBengkulu. Surat Telegram (TR) Kapolri terkait larangan menyiarkan tindakan Kepolisian yang arogan resmi dicabut lantaran timbul multi tafsir di tengah masyarakat dan media.

Rusdi memastikan, Telegram tersebut bersifat internal sebagai petunjuk dan arahan kepada pengemban fungsi humas di seluruh jajaran.

"Polri sangat menghargai tugas-tugas yang dilakukan oleh rekan-rekan di bidang jurnalistik. Akan tetapi dalam prosesnya ternyata menimbulkan penafsiran yang berbeda. Oleh karena itu, Mabes Polri telah mengeluarkan Surat Telegram ST/759/IV/HUM.3.4.5./2021 yang isinya surat telegram ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tersebut dibatalkan," ungkap Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (6/4).

Keluarnya Telegram tersebut, kata Rusdi, didasari keinginan Polri untuk mengubah citra di masyarakat sebagai instirusi yang profesional dan humanis.
 
"Sehingga tentunya diharapkan tampilan-tampilan Polri di hadapan masyarakat di tanah air ini adalah tampilan-tampilan tentunya Polri yang profesional, Polri yang humanis," pungkas Rusdi. dilansir RMOL.ID. [ogi]

Komentar Pembaca
Kabinet Amerika

Kabinet Amerika

JUM'AT, 02 APRIL 2021 , 09:57:00

MILAD IMM Ke-57, Dimulai Dengan Pertandingan Futsal Persahabatan
Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00