Polres Mukomuko Bongkar 3 Kasus Narkoba Di Tiga TKP

Hukum  RABU, 03 MARET 2021 , 19:10:00 WIB | LAPORAN: RISNA JULIYANA HUTASOIT

Polres Mukomuko Bongkar 3 Kasus Narkoba Di Tiga TKP

Polres saat menggelar jumpa pers di Mukomuko/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Jajaran Sat Res Narkoba Polres Mukomuko, Polda Bengkulu menunjukkan komitmennya untuk melakukan penindakan hukum pada pelaku penyalahgunaan narkoba.

Dalam kurun waktu seminggu, Polres Mukomuko berhasil mengungkap tiga kasus narkoba di tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.

Jajaran Sat Res Narkoba Polres Mukomuko meringkus sebanyak tiga orang warga lantaran terlibat narkoba. Dua orang diantaranya terlibat kasus sabu-sabu, dan satu orang lainnya terlibat kasus ganja.

Kapolres Mukomuko, AKBP. Andy Arisandi, melalui Kasat Res Narkoba, IPTU Teguh Budiyanto didampingi KBO Reskrim, IPDA, Joni Aljufri menjelaskan, untuk dua pelaku yang terlibat kasus narkoba jenis sabu berinisial  AM (40) Tahun warga Desa Tirta Kencana, Kecamatan Air Rami, dan
FN (18) Tahun warga Desa Tunggang, Kecamatan Pondok Suguh.

Sedangkan satu orang pelaku yang terlibat narkoba jenis ganja, yaitu, inisial TK (25) Tahun warga Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko.

Dijelaskan Kasat, untuk pelaku inisial AM, ditangkap pada Jumat (26/2/21) sekitar pukul 22.00 WIB di jalan lintas Bengkulu-Padang, persisnya di Desa Air Buluh Kecamatan Ipuh.

Saat ditangkap, pelaku ini sedang mengambil barang yang diduga sabu-sabu di dalam gorong-gorong pinggir jalan di Desa Air Buluh.

Dari tangan pelaku, didapati 1 paket paket kecil yang diduga sabu yang dibungkus plastik bening dan dibungkuskan lagi dalam tisu berwarna putih kemudian dimasukkan ke dalam kemasan botol air mineral.

"Dari pengakuan pelaku ini, sabu didapat dari seseorang yang dihubungi
melalui handphone (HP). Pelaku akhirnya digiring ke Polres Mukomuko
berikut barang bukti berupa 1 peket kecil yang diduga sabu-sabu, 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z dengan Nopol B 6427 BMX, dan 1 buah HP merk Mitto. Pelaku dijerat dengan Pasal 112 Ayat UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal 4 - 12 tahun," terang Kasat dalam jumpa pers, pada Rabu (3/3) di aula Mapolres Mukomuko,

Ditambahkan Kasat, berselang dua hari setelah AM ditangkap, jajaran Sat Res Narkoba Polres Mukomuko kembali meringkus satu orang pelaku yang terlibat kasus ganja inisial TK.

Ia ditangkap pada hari Minggu (28/2/21) sekitar pukul 21.15 WIB di halaman belakang sebuh Hotel di kota Mukomuko. Dari tangan pelaku, didapati sebanyak 6 paket ganja yang dibungkus kertas pembungkus nasi kemudian dibungkus kembali plastik
asoy warna putih.

"Sebanyak 6 paket ganja kering itu diselipkan dalam pinggang celana jeans warna hitam. Pelaku inisial TK kita jerat dengan Pasal 111 UU 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara selama 4-12 tahun," kata Kasat.

Sedangkan satu orang pelaku inisial FN ditangkap pada hari Selasa (2/3/2021) sekitar 02.30 WIB dini hari di rumah milik pelaku di Desa Tunggang. Saat dilakukan penggeledahan, pihaknya menemukan 1 paket kecil sabu di halaman rumah milik pelaku. Sabu tersebut dibungkus dalam plastik bening.

"Sebelum ditangkap, pelaku sempat membuang barang bukti. Selain sabu, kami juga mengamankan 1 unit HP merk Vivo. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat Pasal 112 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara. Dan hingga sekarang ini, ketiga pelaku sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Mukomuko. Untuk mengetahui asal barang dan para gembong, penyidik masih melakukan pengembangan perkara," tutup Kasat. [tmc]

Komentar Pembaca
Kabinet Amerika

Kabinet Amerika

JUM'AT, 02 APRIL 2021 , 09:57:00

MILAD IMM Ke-57, Dimulai Dengan Pertandingan Futsal Persahabatan
Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00