Dugaan Korupsi Rp 15 M Di BaBe Jadi Ajang Pembuktian Kajati Baru

Hukum  SELASA, 02 MARET 2021 , 12:07:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Dugaan Korupsi Rp 15 M Di BaBe Jadi Ajang Pembuktian Kajati Baru

Kantor Pusat BaBe/Net

RMOLBengkulu. Setelah Pimpinan Ormas Gempur Bengkulu, Kasrul Pardede menyampaikan pihaknya mendatangi Kejati Bengkulu untuk memberikan dukungan atas kasus dugaan adanya reward kepada 1 persen dari jumlah pinjaman ASN di Bank Bengkulu, yang mana reward tersebut dibayarkan setiap bulannya ke bendahara OPD oleh Bank Bengkulu.

Reward tersebut dari tahun 2005 sampai 2019 dengan jumlah perkiraan mencapai Rp 15 miliar.

Giliran Direktur Bidang Monitoring Kebijakan Publik Puskaki Bengkulu, Romidi Kurniawan mengatakan, pihaknya mendukung penuh langkah-langkah yang telah dilakukan Kejati Bengkulu terhadap proses pengusutan dugaan korupsi di Bank Bengkulu yang ditaksir mencapai Rp. 15 Miliar rupiah.

Romidi pun menyebut, pengusutan ini menjadi ajang pembuktian Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)  yang baru jika memang nanti ditemukan alat bukti yang cukup.

"ini jadi ajang pembuktian Kajati baru jika nanti ditemukan alat bukti, maka segera tetapkan tersangka. Tentu masyarakat mengharapkan dan menunggu itu," jelasnya dilansir kontrass.co.

Romidi menambahkan, pada dasarnya pihaknya sepakat dengan apa yang pernah disampaikan Kejaksaan Tinggi Bengkulu,  bahwa Bank Bengkulu bagus namun ada oknum-oknum yang 'nakal' tentu harus ditindak.

"Kita sepakat dengan Kejati, pada dasarnya Bank Bengkulu itu baik,  namun jika ada oknum-oknum yang dianggap melenceng. Maka harus ditindak tegas. Tentunya kami dari puskaki sangat mendukung itu, minimal ada pengembalian kerugian negara,  karena hal tersebut adalah proses dari penanganan dari tindak pidana korupsi sendiri. Selain bakal calon tersangka nantinya yang akan diberikan hukuman yang setimpal. Proses pengembalian kerugian negara sayabrasa juga hal yang harus di perhatikan," sebutnya.

Diakhir, Romidi menyampaikan dengan adanya temuan dari Bank Indonesia dan OJK ada tahun 2013-2014 tentu bukti-bukti tersebut sudah cukup kuat menjadi landasan bagi Kejaksaan Tinggi Bengkulu untuk melakukan proses lebih lanjut.

"Maka sekali lagi,  ini menjadi ajang pembuktian Kajati baru untuk menunjukkan kinerjanya didepan masyarakat Bengkulu," tutupnya. [ogi]

Komentar Pembaca
Kabinet Amerika

Kabinet Amerika

JUM'AT, 02 APRIL 2021 , 09:57:00

MILAD IMM Ke-57, Dimulai Dengan Pertandingan Futsal Persahabatan
Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00