Gempur Dukung Kejati Usut Kasus Dugaan Korupsi 15 Miliar Di Bank Bengkulu

Hukum  KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 , 16:06:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Gempur Dukung Kejati Usut Kasus Dugaan Korupsi 15 Miliar Di Bank Bengkulu

Direktur Utama Bank Bengkulu, Agussalim/Net

RMOLBengkulu. Pimpinan Ormas Gempur Bengkulu, Kasrul Pardede menyampaikan pihaknya akan mendatangi Kejati Bengkulu untuk memberikan dukungan atas kasus dugaan adanya reward kepada 1 persen dari jumlah pinjaman ASN di Bank Bengkulu, yang mana reward tersebut dibayarkan setiap bulannya ke bendahara OPD oleh Bank Bengkulu.

Reward tersebut dari tahun 2005 sampai 2019 dengan jumlah perkiraan mencapai Rp 15 miliar.

"Kami berharap ini diusut sampai tuntas," ucap Kasrul, Kamis (4/2).

Nanti secara resmi kita akan ke kantor Kejati untuk menyampaikan dukungan secara resmi.

"Insyaallah Senin, kami beberapa orang akan ke Kejati menyampaikan langsung surat dukungan kepada Kejati atas kasus ini," jelas Kasrul.

"Kita yakin dan percaya kepada Kejati mempunyai kajian hukum yang jelas terkait kasus ini," lanjut Kasrul.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Bengkulu, Agussalim seperti diberitakan Bencoolentimes.com, Senin (1/2) menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Dirut Bank Bengkulu itu diperiksa sekira pukul 09.00 WIB sampai pukul 13.35 WIB.

Selain Agussalim, Kejati juga memeriksa Direktur Kepatuhan Neni, mantan Direktur Pemasaran Alfian, Kepala Bagian Pemasaran Dahliana Santi, dan Kepala Bagian teasury, Dianita Afrianti.

Informasi sementara yang ditulis media itu, mereka diperiksa terkait dugaan adanya reward kepada 1 persen dari jumlah pinjaman ASN di Bank Bengkulu, yang mana reward tersebut dibayarkan setiap bulannya ke bendahara OPD oleh Bank Bengkulu. Reward tersebut dari tahun 2005 sampai 2019 dengan jumlah perkiraan mencapai Rp 15 miliar.

Sementara itu, mengutip media Ewarta.co, pihak Bank Bengkulu membantah diperiksa terkait kasus.

"Kami ada agenda bersilaturahmi saja, mumpung ini awal Tahun 2021 dan saatnya melakukan sinergitas,'' ujar Fanny selaku Pindiv Corsec Bank Bengkulu, Selasa (2/2/2021).

Fanny mengatakan hal itu dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi antar Bank Bengkulu dengan pihak kejaksaan.

"Harapan dengan adanya kunjungan pihak manajemen Bank Bengkulu ke kejaksaan, kerjasama yang baik akan terus terjalin," kata dia.

Apalagi tambah Fanny banyak hal yang akan dikomunikasikan, sehingga bukan hanya pihak kepolisian, TNI dan bahkan instansi-instansi vertikal yang ada di seluruh Provinsi Bengkulu namun ke pihak kejaksaan juga turut dijalin dan akan terus dilakukan manajemen Bank Bengkulu.

''Demi mendukung ekspansi Bank Bengkulu ke depan dan melangkah ke BUKU II di Tahun 2021 ini sinergi antar lembaga adalah keharusan,'' kata Fanny. [ogi]

Komentar Pembaca
Kabinet Amerika

Kabinet Amerika

JUM'AT, 02 APRIL 2021 , 09:57:00

MILAD IMM Ke-57, Dimulai Dengan Pertandingan Futsal Persahabatan
Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00