Besok, Gubernur Bengkulu Dan Bupati Kaur Diperiksa KPK

Hukum  MINGGU, 17 JANUARI 2021 , 18:21:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Besok, Gubernur Bengkulu Dan Bupati Kaur Diperiksa KPK

Gedung KPK/Ist

RMOLBengkulu. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil ulang Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersayah dan Bupati Kaur  Gusril Pausi sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) suap terkait dengan perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

Keduanya bakal diperiksa pada Senin (18/1) besok di Jakarta sebagai saksi untuk tersangka untuk tersangka SJT (Suharjito) Direktur PT Dua Putra Perkasa.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi membenarkan perihal pemanggilan kembali kedua kepala daerah aktif tersebut.

"Benar, sesuai informasi yang kami terima,  Senin (18/1), Gusril Pausi dan Rohidin Mersyah dijadwalkan pemeriksaan sebagai saksi oleh tim penyidik KPK," kata Ali Fikri, Minggu (17/1).

Dia menuturkan, surat panggilan sudah lembaga anti rasuah tersebut layangkan kepada kedua saksi tersebut. Sekalipun pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

"Kami memanggil seseorang sebagai saksi tentu karena kebutuhan penyidikan dengan tujuan untuk membuat terang rangkaian perbuatan para tersangka dalam perkara ini," demikian Ali Fikri.

Penyidik KPK sendiri telah mendalami dugaan pemberian uang dari perusahaan yang mendapatkan izin ekspor benih lobster kepada Edhy.

Hal itu merupakan salah satu materi yang didalami penyidik kepada Suharjito yang merupakan Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) selaku tersangka pemberi suap saat diperiksa pada Kamis (7/1).

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Ketujuhnya ialah, Edhy Prabowo, Safri (SAF) selaku Stafsus Menteri Kelautan dan Perikanan, Andreau Pribadi Misata (APM) selaku Stafsus Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence).

Selanjutnya, Siswadi (SWD) selaku pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK), Ainul Faqih (AF) selaku Staf istri Edhy, Amiril Mukminin (AM) selaku swasta, dan Suharjito (SJT). [tmc]

Komentar Pembaca
Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

SENIN, 04 JANUARI 2021 , 18:21:00

Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00