Teguh Santosa: Diplomasi Cina Bergeser Dari Infrastruktur Ke Vaksin Covid-19

Nusantara  JUM'AT, 18 DESEMBER 2020 , 19:08:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Teguh Santosa: Diplomasi Cina Bergeser Dari Infrastruktur Ke Vaksin Covid-19

Pengamat hubungan internasional, Teguh Santosa, berdialog dengan Pemimpin Redaksi RMOLSumut, Johnris Purba/Ist

RMOLBengkulu. Persaingan pengaruh antara Cina dan Amerika Serikat (AS) di Pasifik membawa nama Indonesia sebagai negara yang memiliki peran besar di kawasan. Dua kekuatan dunia itu selalu berupaya mencari perhatian Indonesia, bahkan di tengah pandemi Covid-19.

Pengamat hubungan internasional, Teguh Santosa, mengatakan perkembangan hubungan Indonesia dan Cina yang meningkat pesat, baik dalam hal ekonomi, politik, dan kesehatan di tengah pandemi.

"Kelihatannya diplomasi Covid tengah dimainkan oleh Cina terhadap Indonesia, (yang) sebelumnya diplomasi infrastruktur," ujar Teguh dalam diskusi virtual bertajuk "Prahara Cinta Segitiga Indonesia-China-Amerika" yang digelar Kantor Berita RMOLSumut, Jumat (18/12).

Teguh mengatakan setelah Perang Dingin berakhir, dan dunia bergerak ke arah multipolarisme, setiap negara bebas memilih teman. Aliansi antarnegara dilakukan atas pola timbal-balik, dan saling menguntungkan.

Jika berkaca pada awal kepemimpinan Presiden Xi Jinping, kata Teguh, Cina menjadi agresif dengan memperkenalkan One Belt One Road (OBOR) atau yang kerap disebut Jalur Sutera Baru.

Ambisi Xi itu kemudian diubah menjadi Belt and Road Initiatives (BRI) pada 2017, menjelang Kongres Partai Komunis China.

"Esensinya sama, mereka menawarkan kemampuan teknologi, dalam infratruktur. Karena memang itu yang dibutuhkan. Yang dibutuhkan adalah konektivitas, baik konektivitas digital maupun fisik," kata Teguh.

Di saat yang bersamaan, Indonesia juga menyadari ada persoalan dengan konektivitas. Jadi ketemu lah ini."

Saat ini, Indonesia juga menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan farmasi Cina untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Salah satunya adalah Sinovac yang baru saja mengirimkan 1,2 juta dosis vaksinnya ke tanah air. [tmc]

Komentar Pembaca
Kabinet Amerika

Kabinet Amerika

JUM'AT, 02 APRIL 2021 , 09:57:00

MILAD IMM Ke-57, Dimulai Dengan Pertandingan Futsal Persahabatan
Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00