Soal Video Dugaan Pengambilan Sumpah, Bawaslu Panggil Belasan ASN

Dodi: Video Lebih Dari Dua

Daerah  KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 , 18:28:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Soal Video Dugaan Pengambilan Sumpah, Bawaslu Panggil Belasan ASN

Ketua Bawaslu Rejang Lebong, Dodi Hendra Supiarso/ RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Video berisi rekaman pengambilan sumpah dilakukan oleh oknum ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong terhadap sejumlah kepala sekolah saat ini ditengah ditelusuri oleh Bawaslu.
Ketua Bawaslu Rejang Lebong, Dodi H Supiarso mengatakan, video yang ditelusuri pihaknya tersebut diduga tidak hanya dilakukan disatu tempat melainkan juga terjadi di beberapa tempat.

"Penelusuran terkait dengan dugaan yang terjadi di salah satu rumah makan yang cukup viral kemarin itupun terjadi dibeberapa tempat yang berbeda, kita coba telusuri," kata Dodi didepan awak media, Kamis (26/11).

Selain itu, video yang berisi rekaman untuk mendukung salah satu pasangan calon (Paslon) bupati tersebut juga lebih dari dua video, sehingga pihaknya juga tengah mencari kebenaran apakah video yang ada tersebut satu rangkaian video yang direkam dalam satu momen atau direkam dimomen berbeda.

Dalam upaya menelusuri kebenaran video yang beredar tersebut, pihaknya telah memanggil sejumlah belasan ASN untuk dimintai keterangan termasuk salah satu Kabid yang namanya tercatut dalam cover video yang beredar.
Dari hasil klarifikasi tersebut, dibeberkan Dodi ada yang menarik perhatiannya, dimana ada beberapa orang yang mengaku lupa kejadian tersebut.

"Ada yang cukup menarik bagi kami, misalnya ada salah satu yang kita panggil menyatakan lupa, kapan, dimana, sedangkan dari laporan-laporan yang lain bahwa dia ada disana," bebernya.

Dia menambahkan, salah satu ASN yang menjabat sebagai Kabid di Disdikbud yang turut diundang untuk dimintai keterangan datang dipanggilan kedua bersama kuasa hukumnya, hasil ketersngan yang bersangkutan akan mereka buktikan kembali.

Saat ditanya apakah yang bersangkutan mengakui kejadian itu saat diklarifikasi, menurut Dodi bersangkutan tidak berani memastikan kejadian tersebut, mengingat video yang tersebar lebih dari satu dengan durasi yang berbeda.

"Salah satunya itu yang diomong, bahwa dia tidak berani memastikan itu, karena yang dia dapat, yang dia dengar tidak sepanjang ini (dalam video,red), sejauh ini dia tidak menyatakan kemiripan itu suara dia, dia menyatakan bahwa saya tidak yakin ini suara saya," sampai Dodi.

Dia menambahkan, awal penelusuran pihaknya belum ada pihak yang melapor namun ada berbagai pihak yang memberikan banyak informasi, namun ditengah perjalanan penelurusan ada pelapor dari tim lain yang menyampaikan laporan.
Pihaknya akan terus melakukan penelusuran video yang beredar tersebut, jika ditemukan bukti yang cukup akan mereka jadikan temuan untuk diproses lebih lanjut. [ogi]


Komentar Pembaca
Klarifikasi Ambroncius Nababan

Klarifikasi Ambroncius Nababan

SELASA, 26 JANUARI 2021 , 15:15:00

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

JUM'AT, 22 JANUARI 2021 , 15:05:00

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia
Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

SENIN, 04 JANUARI 2021 , 18:21:00

Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00