Soal Video Dugaan Pengambilan Sumpah Guru, Sekda: Saya Tidak Pernah Ikut

Daerah  RABU, 25 NOVEMBER 2020 , 19:06:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Soal Video Dugaan Pengambilan Sumpah Guru, Sekda: Saya Tidak Pernah Ikut

Sekretaris Daerah Rejang Lebong, R.A Denni/RMOLBengkulu

MOLBengkulu. Terkait video berisi rekaman pengambilan sumpah untuk pemenangan pasangan calon bupati yang diduga dilakukan oleh pejabat tinggi Disdikbud kepada kepala sekolah, Sekretaris Daerah R.A Denni menegaskan dirinya tidak pernah ikut acara tersebut.
Dimana dalam video berisi rekaman berdurasi 7.01 menit tersebut, pembicara yang diduga Kabid di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyebutkan jika kesekapatan sumbangan K3S untuk salah satu Paslon diambil didalam ruang rapat Sekda.

"Saya tidak tahu itu, saya tidak pernah mengikuti dari pada acara mereka,"kata Denni saat dikonfirmasi awak media, Rabu (25/11).

Dia mengakui sejauh ini dirinya belum mendengarkan isi secara keseluruhan video rekaman yang beredar tersebut, kemdati demikian pihaknya akan menindaklanjuti isu tersebut.

Guna menindaklanjuti adanya video berisi rekaman pengambilan sumpah yang isinya mencatut sejumlah nama pejabat tersebut, dirinya telah memerintahkan Kepala Disdikbud setempat untuk memprosesnya, yang kemudian pihaknya akan membentuk tim Adhoc.

"Kita sudah memerintahkan kepala dinas untuk memproses, sejauh ini membuat berita acara dan sebagainya, nanti tim dan kepala dinas akan melapor ke Bupati, nanti kita akan buat tim Adhoc untuk menyelidiki atas masalah itu," kata.

Tim Adhoc yang akan dibentuk nantinya akan menelusuri dugaan ketidak netralan ASN, unsur tim Adhoc yang akan di bentuk nanti terdiri dari Sekda, Inspektorat Daerah, Badan Kepegawaian, Asisten I dan Asisten III.

"Nanti akan kita proses kemudian dilapor ke pak bupati ini yang terjadi, untuk pelanggaran yang lain silahkan Bawaslu. Sanksinya ada banyak, bisa pemecatan, bisa penundaan pangkat, penurunan pangkat penundaan berkala, tapi kita melihat sejauh mana keterlibatan yang bersangkutan," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menghimbau kepada seluruh ASN di daerah itu agar tetap netral jelang Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang, dengan tidak memihak ke calon manapun.

"Kita dari awal sudah menghimbaukan, bahwa ASN harus netral tidak boleh memihak kepada calon, kita laksanakan tugas pokok kita sebagai ASN pelayan masyarakat," pungkasnya. [ogi]


Komentar Pembaca
RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia
BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan
Saat-saat HRS Dipindahkan

Saat-saat HRS Dipindahkan

KAMIS, 14 JANUARI 2021 , 21:15:00

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

SENIN, 04 JANUARI 2021 , 18:21:00

Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00