Investasi Capai 500 M, Pabrik Vaksin Covid-19 Dibangun Di Serang

Daerah  RABU, 25 NOVEMBER 2020 , 01:58:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Investasi Capai 500 M, Pabrik Vaksin Covid-19 Dibangun Di Serang
RMOLBengkulu. Akhir tahun 2020 ini, PT Jakarta Biopharmaceutical Indsutry akan membangun pabrik vaksin di lahan seluas 14.860 meter  yang diperkirakan menelan biaya investasi sebesar Rp 500 milar.

Nantinya, pabrik vaksin yang juga memproduksi vaksin Covid-19  akan dibangun di Kawasan Industri Modern, Cikande, Kabupaten Serang.

Berbagai macam vaksin seperti vaksin TBC, vaksin meningitis dan vaksin Covid-19 akan diproduksi di pabrik vaksin milik PT Biopharmaceutical Industry.

Diprediksi pembangunan Vaksin ini, akan selesai dalam kurun waktu 1,5 tahun.

Direktur Utama PT Jakarta Biopharmaceutical Indsutry, Mahendra Suharsono mengatakan, pembangunan pabrik vaksin tersebut masih dalam tahap gorundbreaking sebelum nantinya akan masuk dalam tahap development, infrastruktur sampai datangnya peralatan.

"Produksi biofarma ini harus sabar, jadi engga ada yang bisa dipercepat. Setiap tahapan kita konsul ke BPOM. Mulai layoutnya, mulai peralatannya, validasinya, itu memakan waktu 1,5 tahun," katanya, Selasa, (24/11).

Dijelaskannya, jika target dibangunnya pabrik vaksin tersebut lebih kepada produksi vaksin meningitis halal.  Namun, untuk vaksin Covid-19 akan dilakukan secara paralel dengan pengawasan ketat dari BPOM, sebab uji klinis terhadap vaksin covid-19 menghabiskan waktu sekitar 6 bulan.

"Kalau (vaksin) Covid-19 bertahap. Kita uji klinis dulu. Kalau enam bulan, mulai kan sekitar triwulan ketiga. Jadi inshaallah Desember (2020) atau Januari (2021) kita mulai," ujarnya.

"Jadi kan ada (vaksin) sinovac ada yang disini. Secara paralel akan kita proses. Mudah-mudahan hasilnya bagus. Ini merupakan vaksin Covid-19 yang rekombinan, nanti secepatnya akan kita masukkan ke komite etik. Kita ikut yang cinovac," tambahnya.

Mahendra menjelaskan, target pendistribusian vaksin Covid-19 yang nanti akan diproduksi oleh pihaknya untuk menopang kebutuhan nasional.

Namun hal itu tetap akan bergantung kepada kebutuhan masyarakat, sambil melihat adanya pasokan vaksin yang didatangkan pemerintah dari negara luar.

"Kita bicara Indonesia, tentu prioritas pendistribusiannya Indonesia. Jadi nanti jangan Indonesia aja kalau produksinya lebih. Kita lihat kebutuhan masyarakat juga, gabungan import mana yang lebih cepat duluan," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan, dibangunnya pabrik vaksin milik swasta tersebut sudah berdasarkan urgensi mengenai kemandirian dalam upaya preventif global public health.

Sehingga dapat memperkuat indusutri vaksin di Indonesia, sekaligus mendukung percepatan penanganan pandemi covid-19.

"Kalau dilihat urgensinya itu mengenai kemandirian, sekarang ini kita memiliki ketergantungan. Jadi diharapkan makin banyak yang produksi (vaksin), semakin mandiri. Daripada import kan?," kata Moeldoko.

Selain itu, dibangunnya pabrik vaksin yang akan memproduksi vaksin covid-19 tersebut, diungkapkan Moeldoko, mampu memberi keyakinan pada dunia internasional bahwa Indonesia cukup serius menangani persoalan pandemi covid-19.

"Ini memberikan keyakinan global, jika Indonesia cukup serius menangani covid. Kemudian Indonesia punya penangkal yang tidak bisa diabaikan oleh dunia internasional," tukasnya dilansir Kantor Berita RMOLBanten. [tmc]

Komentar Pembaca
Klarifikasi Ambroncius Nababan

Klarifikasi Ambroncius Nababan

SELASA, 26 JANUARI 2021 , 15:15:00

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

JUM'AT, 22 JANUARI 2021 , 15:05:00

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia
Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

SENIN, 04 JANUARI 2021 , 18:21:00

Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00