Tertinggi Rp 57 Miliar, Ini Rincian Harta Kekayaan Tiap Calon Di Lebong

Politik  JUM'AT, 06 NOVEMBER 2020 , 07:23:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Tertinggi Rp 57 Miliar, Ini Rincian Harta Kekayaan Tiap Calon Di Lebong

Ilustrasi/Net

RMOLBengkulu. Calon kepala daerah yang ikut pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 berkewajiban menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Selanjutnya daftar harta kekayaan para calon kepala daerah ini diumumkan KPK dan bisa diakses oleh publik setelah melalui proses verifikasi dan pengesahan.

Dikutip RMOLBengkulu dari laman e-LHKPN KPK, berikut daftar kekayaan para calon kepala daerah yang ikut pilkada serentak 2020 di Kabupaten Lebong. Dari LHKPN itu, tertinggi mencapai Rp 57 Miliar, dan terendah Rp 967 juta.

Adapun besaran harta kekayaan masing-masing calon yang dilaporkan ke KPK melalui aplikasi LHKPN tersebut, yakni Dalhadi Umar sebesar Rp 11.637.374.509. Masing-masing terdiri dari tanah dan bangunan mencapai Rp 11,4 Miliar, alat transportasi dan mesin Rp 130 juta, serta kas dan setara kas Rp 133 juta.

Kemudian pasangannya, Wawan Fernandez memiliki harta kekayaan mencapai Rp 2,2 Miliar yang terdiri dari tanah dan bangunan mencapai Rp 2 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 150 juta, harta bergerak lainnya Rp 14 juta, serta kas dan setara kas Rp 75 juta.

Selanjutnya harta kekayaan milik Armansyah Mursalin yang dilaporkan sebesar Rp 9,336.000.000 yang terdiri dari tanah dan bangunan Rp 7,9 Miliar, alat transportasi dan mesin Rp 1 miliar lebih, harta bergerak lainnya Rp 220 juta, serta kas dan setara kas Rp 210 juta, dan dikurangi hutang mencapai Rp 65 juta.

Sedangkan milik pasangannya, Masropen Iriadi sebesar Rp 2.350.000.000 dengan rincian tanah dan bangunan Rp 2 miliar lebih, alat transportasi dan mesin Rp 150 juta, harta bergerak lainnya Rp 100 juta, kas dan setara kas Rp 50 juta.

Dan harta kekayaan milik Kopli Ansori sebesar Rp 57.144.196.656 dengan rincian tanah dan bangunan mencapai Rp 25.880.000.000, alat transportasi dan mesin Rp 2.415.000.000, surat berharga Rp 28.386.311.411, kas dan setara kas Rp 1.442.085.245, dan dikurangi hutang Rp 979.200.000.

Sedangkan pasangannya, yakni Fahrurrozi harta kekayaannya mencapai Rp 3.902.047.635 dengan rincian tanah dan bangunan sebesar Rp 2,96 Miliar, alat transportasi dan mesin Rp 536 juta, harta bergerak lainnya Rp 250 juta, kas dan setara kas Rp 71 juta, dan harta lainnya sebesar Rp 80 juta.

Lalu, Teguh Raharjo Eko Purwoto (REP) memiliki harta kekayaan Rp 3.155.750.000 dengan rincian tanah dan bangunan Rp 2,95 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 123 juta, dan harta bergerak lainnya Rp 82,7 juta.

Sedangkan pasangannya, Nasirwan Thoha memiliki harta keyayaan Rp 967.518.827 dengan rincian tanah dan bangunan Rp 900 juta, alat dan transportasi mesin Rp 90 juta, harta bergerak lainnya Rp 135 juta, kas dan setara kas Rp 5,1 juta, dan dikurangi hutang Rp 162 juta.

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Lebong, Devi Irawan menuturkan, memang ada tahapan bahwa masing-masing pasangan calon harus melaporkan harta kekayaan jelang Pilkada Lebong 9 Desember 2020 mendatang.

"Tahapan laporan harta kekayaan penyelenggara negara bisa dilihat langsung ke laman KPK," ujarnya, kemarin (5/11).

Dia mengaku, pihaknya tidak mengumumkan secara resmi laporan harta kekayaan masing-masing lantaran itu bukan ranahnya, tetapi KPU hanya bisa memfasilitasi. Sekalipun, bisa diakses langsung publik ke laman resmi LHKPN. Kecuali kalau memang ada surat kuasa dari pasangan calon meminta KPU untuk mengumumkan.

Pada LHKPN itu, katanya, yang dilaporkan itu mulai dari harta bergerak dan tidak bergerak. Harta bergerak, di antaranya kendaraan, tak bergerak berupa tanah, deposito atau tabungan, bangunan, dan aset lainnya atau perusahaan.

"Iya memang KPU tidak mengumumkan Harta kekayaan paslon tetapi diumumkan oleh pasangan calon itu sendiri. Kecuali melalui surat kuasa pasangan calon meminta KPU yang mengumumkan," demikian Devi. [tmc]


Komentar Pembaca
Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00

Banyak Bangunan-Bangunan Terbengkalai Di Kaur

Banyak Bangunan-Bangunan Terbengkalai Di Kaur

JUM'AT, 02 OKTOBER 2020 , 19:11:00

H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu