Diduga Petugas Damkar Rejang Lebong Kampanyekan Salah Satu Paslon

Politik  KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 19:18:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Diduga Petugas Damkar Rejang Lebong Kampanyekan Salah Satu Paslon

Diduga Petugas Damkar Rejang Lebong Kampanyakan Salah Satu Paslon

RMOLBengkulu. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong diduga mengkampanyekan salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati didaerah itu dengan mengenakan atribut lengkap Dinas Damkar.

Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya foto sejumlah petugas Damkar dengan menggunakan pakaian dinas di halaman kantor dinas memampang bahan kampanye berupa poster Paslon nomor urut 3 dengan tangan dengan pose tiga jari, dari sembilan orang berpakaian dinas tersebut salah satuny diduga Kepala Dinas Damkar.

Bahkanada foto lainnya yang menampilkan dua petugas Damkar yang diduga menempelkan poster le rumah warga.

Terkait foto tersebut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Sumardi mengakui jika foto tersebut memang diambil di halaman kantor Disdamkar berlatarkan mobil Damkar, menurutnya foto itu hanya untuk konsumsi pihaknya sendiri namun tersebar di media sosial.

"Foto itu untuk konsumsi kita sendiri, kalau soal dukungan ke siapapun boleh, namun kita akui itu kekeliruan anggota kita dengan pakaian dinas," kata Sumardi dikonfirmasi awak media, Kamis (5/11).

Dia mengatakan, petugas yang ada di foto tersebut semuanya tenaga honorer atau Tenaga Kerja Sukarela (TKS) tidak ada yang berstatus ASN, dia menegaskan dalam foto tersebut tidak ada dirinya.

Dia mengakui, foto itu diambil dalam beberapa hari terkahir, foto tersebut awalnya hanya ada di grup whatsaap internal Damkar, namun dirinya tidak memgetahui jika foro itu tersebar luas.
Terkait dengan foto-foto tersebut, pihaknya telah meminta petunjuk Bupati untuk pemberian sanksi anggotanya tersebut.

"Saya sudah laporkan ke pak bupati, jadi terkait pemberian sanksi masih menunggu petunjuk pak bupati," ujarnya.

Sementara itu Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi saat dikonfirmasi terkait foto petugas Damkar yang diduga mengkampanyekan Paslon nomor 3 yang calon wakilnya merupakan anaknya sendiri tersebut mengatakan jika hal itu tidak dipersoalkan lagi.

"Kalau itu, kok ada foto saya lucukan, saya bisa tuntut loh saya dimasukkan dalam foto itu, saya tidak pernah hadir itu. Jadi tidak usah dibahas lagi saya sudah bahas tadi, ini tidak dipersoalkan lagi, hari ini kedepan," tegasnya.

Terpisah Ketua Bawaslu Rejang Lebong, Dodi Hendra Supiarso mengatakan, hingga sejauh ini pihaknya belum menerima adanya laporan terkait foto yang beredar tersebut, guna menindaklanjutinya pihaknya akan menelusuri kebenarannya.

"Kita belum menerima laporan, terkait hal itu kita masih menelusuri, karena terkait dengan proses kan dilakukan dari tahap pertahap, namun informasi itu akan kita dalami," ujarnya.

Dia menambahkan, dalam proses penanganan pelanggaran harus terdapat alat bukti yang kuat, yang dikhawatirkan pihaknya, pada saat dilakukan investigasi dan diproses ada sisi kelemahan terkait kesaksian, pihaknya tidak bisa membuktikan jika tuduhan tersebut tidak ada saksi atau alat bukti lainnya bahwa ada kejadian pelanggaran. [ogi]


Komentar Pembaca
Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00

Banyak Bangunan-Bangunan Terbengkalai Di Kaur

Banyak Bangunan-Bangunan Terbengkalai Di Kaur

JUM'AT, 02 OKTOBER 2020 , 19:11:00

H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu