Debat Pertama Dan Terakhir, Empat Paslon Adu Visi Misi Di Panggung

Berjalan Biasa Saja

Daerah  SENIN, 02 NOVEMBER 2020 , 07:57:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Debat Pertama Dan Terakhir, Empat Paslon Adu Visi Misi Di Panggung

Keempat Paslon di lokasi debat terbuka/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Empat pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Lebong periode 2020-2025 beradu viisi dan misi pada debat terbuka calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Lebong tahun 2020 yang diselenggarakan KPU Lebong di aula Pemda, Sabtu (31/10) kemarin.
Empat paslon tersebut adalah paslon nomor urut 1, Dalhadi Umar-Wawan Fernandez yang diusung partai Perindo dan PDIP, paslon nomor urut 2 Armansyah Mursalin-Masropen yang maju jalur independen

Kemudian, paslon nomor urut 3 Kopli Ansori-Fahrurrozi diusung Gerindra, PKB, PAN, Golkar, Demokrat, Hanura, dan paslon nomor urut 4 Teguh Raharjo Eko Purwoto (REP) dan Nasirwan yang diusung Partai NasDem dan PBB.

Ketua KPU Kabupaten Lebong, Shalahuddin Al Khidhr mengatakan, ada 7 tema yang diangkat dalam pendalaman visi misi masing-masing paslon.

Masing-masing, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah.

Selanjutnya menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten-kota dan provinsi dengan nasional, memperkokoh negara kesatuan repoblik indonesia dan kebangsaan serta kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Debat terbuka antar paslon ini calon bupati dan wakil bupati dilaksanakan sebagai bentuk fasilitasi kampanye oleh KPU Lebong sebagaimana ketentuan pasal 5 ayat 3 PKPU nomor 11 tahun 2020," kata Khidhr dalam sambutannya, Sabtu (31/10).

Dia menuturkan, debat terbuka ini salah satu saranan kampanye untuk menyebarluaskan profil, visi-misi, serta program kerja para paslon kepada masyatakat.

"Memberikan informasi secara pemilih sebagai pertimbangan pemilih dalam menentukan pilihannya. Menggali lebih dalam dan luas atas setiap tema yang diangkat dalam debat terbuka," pungkasnya.

Pantauan wartawan, pada sesi pertama memberikan kesempatan kepada masing-masing pasangan calon mempresentasekan visi dan misi dengan durasi waktu 3 menit.

Selanjutnya sesi II pendalaman visi-misi pertanyaan yang telah disiapkan panitia yang kemudian diserahkan kepada moderator untuk membacanya dan siap dijawab setiap calon dengan durasi 3 menit.

Lalu, sesi berikutnya pendalaman tema dimana pertanyaan yang sudah disusun diserahkan moderator untuk membacanya dan siap dijawab setiap calon.

Sesi terakhir, moderator membaca pertanyaan yang telah disiapkan panitia dan siap dijawab setiap calon dan terakhir antar calon saling memberikan pertanyaan dan tanggapan baliknya.

Secara umum suasana debat nampak biasa saja karena kandidat hanya boleh membawa pendukung masing-masing 4 orang.

Dinamika debat juga berjalan biasa saja alias tidak seru. Pertanyaan yang disiapkan panelis sangat berkualitas tetapi jawaban paslon biasa-biasa saja. Terkesan sesama calon saling menjaga 'rasa' sehingga suasana debat sesungguhnya tidak terjadi. Yang terjadi biasa-biasa saja. [tmc]


Komentar Pembaca
RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia
BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan
Saat-saat HRS Dipindahkan

Saat-saat HRS Dipindahkan

KAMIS, 14 JANUARI 2021 , 21:15:00

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

SENIN, 04 JANUARI 2021 , 18:21:00

Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00