Keluar Rumah Usai Dua Kali Dengar Suara Gemuruh, Ternyata Tembok Rumah Jebol

Sejumlah Titik Terendam Banjir

Daerah  RABU, 21 OKTOBER 2020 , 08:01:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Keluar Rumah Usai Dua Kali Dengar Suara Gemuruh, Ternyata Tembok Rumah Jebol

Tampak tembok dinding dapur jebol/Ist

RMOLBengkulu. Hujan deras mengguyur Kabupaten Lebong dalam sehari terakhir mengakibatkan tanah longsor di Dusun 3 Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong, Senin (20/10) malam sekitar pukul 19.30 WIB, longsor.
Akibatnya bangunan tembok dapur dan kamar milik warga setempat, Nopiandra (32) alias Aan jebol dihantam material longsor.

Kapolres Lebong Polda Bengkulu AKBP Ichsan Nur melalui Kapolsek Lebong Utara Iptu Danie Pamungkas menjelaskan, kejadian tanah longsor ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Ketika kejadian, Lebong dan sekitarnya sedang diguyur hujan lebat.

Sementara, Aan yang berada di rumah mendengar suara gemuruh sebanyak dua kali dari arah dapur miliknya.

"Mendengar suara tersebut korban melihat ke arah suara dan melihat tanah sudah menjebol tembok dapur," jelas Kapolsek.

Selain merusak tembok dapur, material juga merusak kamar. bencana tanah longsor dan ambrolnya itu tidak menimbulkan korban jiwa.

"Akibat kejadian itu, korban ditafsir mengalami kerugian materi sebesar Rp 10 juta akibat bangunan dinding rumah rusak," bebernya.

Lebih jauh, kawasan tanah longsor tersebut mengancam bahaya bagi rumah warga lainnya yang berada di atas tebing setinggi sekitar 6 meter.

Dibelakang rumah korban ada tebing dengan ketinggian 6 meter. Panjang tebing yang longsor sekitar 1 meter.

"Kami sudah mengerahkan personel ke lokasi," tukasnya.

Beberapa Desa Ikut Terendam Banjir

Akibat curah hujan yang cukup lebat turut juga mengakibatkan beberapa desa di wilayah hukum Polsek Lebong Utara terandam banjir.

"Ketinggian air mulai dari 60 hingga 80 cm atau persisnya sebatas lutut kaki orang dewasa," kata Kapolsek.

Adapun desa yang dilanda banjir, yakni gang Kodir Kelurahan Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara, rumah warga yang terendam kurang lebih 50 unit rumah.

Kemudian, Desa Nangai Amen rumah warga yang terendam kurang lebih 70 unit rumah, Desa Pyang Mbik 50 unit rumah dan air sampai dengan saat ini sudah meluap ke jalan.

"Untuk korban jiwa nihil Kapolsek Lebong Utara bersama Bhabinkamtibmas dan personil Polsek Lebong Utara siaga di lokasi banjir," tuturnya.

Diketahui, untuk perumahan di Gang Kodir Kelurahan Pasar Muara Aman, Desa Nangai Amen dan Desa Pyang Mbik apabila curah hujan yang lebat akan terendam banjir dikarenakan dekat dengan bantaran alliran sungai Air Kotok. [tmc]


Komentar Pembaca
Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00

Banyak Bangunan-Bangunan Terbengkalai Di Kaur

Banyak Bangunan-Bangunan Terbengkalai Di Kaur

JUM'AT, 02 OKTOBER 2020 , 19:11:00

H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu