Program 1 Desa 1 Hafiz Qur'an Ala Helmi-Muslihan Didukung ToMas Dan Tokoh Agama Bengkulu

Politik  SENIN, 05 OKTOBER 2020 , 09:41:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Program 1 Desa 1 Hafiz Qur'an Ala Helmi-Muslihan Didukung ToMas Dan Tokoh Agama Bengkulu

Kunjungan Calon Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan Dengan Masyarakat Seluma Belum Lama Ini/Net


RMOLBengkulu. Salah satu dari 20 kunci bahagia versi Helmi Hasan dan Muslihan DS adalah adanya hafiz Quran di setiap desa, minimal 1 desa 1 hafiz Quran. Gagasan ini disambut baik oleh masyarakat di Provinsi Bengkulu sehingga masyarakat berharap janji itu terealisasi apabila kemudian Helmi-Muslihan jadi Gubernur Bengkulu.

Masyarakat yakin janji politik ini tidaklah berat untuk direalisasikan atau diwujudkan oleh Helmi Hasan dan Muslihan. Masyarakat memang membutuhkan program-program yang bersifat religius seperti ini, selain janji-janji politik terkait pembangunan gedung dan insfrastruktur yang umum keluar dari mulut kandidat saat kampanye.

Salah satu sosok yang sangat setuju dengan janji pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu nomor urut 1 ini yakni tokoh masyarakat (ToMas) Kabupaten Seluma, Herwan Saleh.

"Itu bagus, dan semoga janji itu (1 desa 1 hafiz) benar-benar terealisasikan. Saya percaya sekelas pak Helmi Hasan tidak sulit untuk mewujudkannya. Selamat berjuang,
selamat memperjuangkannya dan semoga berlimpah pahala," ujar Herwan belum lama ini.

Senada, salah satu tokoh agama di Kota Bengkulu, Ustad Syafei  juga menyebut sangat setuju dengan program 1 desa 1 hafiz. Hafiz Quran itu nanti, kata dia juga bisa mengajarkan Al Quran kepada anak-anak dan warga di desanya.

"Kalau memang cita-cita Helmi Hasan ada hafiz Quran di setiap desa, itu bagus sekali. Tapi kalau nanti Helmi Hasan jadi Gubernur Bengkulu, jangan lupa Kota Bengkulu diprioritaskan betul terkait rencana program ini. Sebab anak-anak di Kota Bengkulu banyak yang lebih suka main game daripada membaca dan menghafal Al Quran ketimbang anak-anak yang ada di desa," kata Syafei.

Ia juga memberi saran kepada Helmi dan Muslihan, untuk mewujudkan program 1 desa 1 hafiz ini baiknya juga difasilitasi tempat khusus anak-anak dan masyarakat belajar mengaji dan menghafal Al Quran selain TPA yang sudah ada.

"Harus punya tempat khusus, misalnya tiap desa ada tempat khusus seperti TPA atau rumah hafidz. Diatur juga waktunya kapan anak-anak dan masyarakat belajar menghafal Al Quran. Datangkan tenaga pengajar ke setiap desa," ujar Syafei. [ogi]


Komentar Pembaca