Jumlah Kampanye Dibatasi, Bawaslu Perketat Pengawasan

Daerah  SELASA, 29 SEPTEMBER 2020 , 16:27:00 WIB | LAPORAN: SANDRI

Jumlah Kampanye Dibatasi, Bawaslu Perketat Pengawasan

Saat Bawaslu rapat koordinasi dengan seluruh panwascam/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Memasuki tahapan kampanye yang baru saja di mulai, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Bengkulu Selatan (BS) mulai memperketat pengawasan kampanye. Sebab, salah satu aturan kampanye saat masa pandemi Covid-19 ini di batasi sebanyak 50 orang.

Komisioner Bawaslu Divisi pengawasan Erina Okraini mengatakan, semua calon Bupati dan Wakil Bupati harus tetap mempedomani peraturan PKPU No 13 pasal 58, itu artinya semua tim pemenangan pasangan ataupun LO, pada saat kampanye tetap mematuhi protokoler kesehatan.

"Untuk setiap Paslon pada saat kampanye tatap muka dan pertemuan terbatas pesertanya di batasi, maksimal sebanyak 50 orang dan itu pun harus tetap menerapkan protokoler kesehatan," kata Erina saat di konfirmasi diruang kerjanya, Selasa (29/08).

Selain itu, pada saat kampanye tidak mematuhi peraturan, maka siap-siap acara mengumpulkan massa itu di bubarkan. Namum, sebelum di bubarkan Bawaslu akan menyurati Paslon serta di berikan waktu selama 1 jam untuk berbenah.

Akan tetapi, bila dalam waktu tenggat yang sudah di berikan tidak di hiraukan, maka pihak Bawaslu akan membubarkan kampanye tersebut.

"Kalau saat kampanye masih ada yang tidak mematuhi aturan tatap akan kita surati, namun apabila tidak di indahkan tetap akan kami bubarkan," tagas Erina.

Sementara itu, untuk mensukseskan tahapan kampanye yang saat ini sudah di mulai, Bawaslu berkoordinasi dengan seluruh Panwascam, untuk memperketat pengawasan di setiap kecamatan.

"Tetap akan kita berikan himbauan agar tetap mematuhi protokoler kesehatan dan sejauh ini kami belum mengeluarkan surat peringatan pelanggaran," tutupnya. [ogi]


Komentar Pembaca
BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan
Saat-saat HRS Dipindahkan

Saat-saat HRS Dipindahkan

KAMIS, 14 JANUARI 2021 , 21:15:00

Ribka Tjiptaning: Tolak Vaksin Covid 19

Ribka Tjiptaning: Tolak Vaksin Covid 19

SELASA, 12 JANUARI 2021 , 20:50:00

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

SENIN, 04 JANUARI 2021 , 18:21:00

Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00