Jadi Tersangka Korupsi Lahan Pemkot, Istri Camat Dan Lurah Bentiring Langsung Ditahan

Hukum  RABU, 02 SEPTEMBER 2020 , 16:07:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Jadi Tersangka Korupsi Lahan Pemkot, Istri Camat Dan Lurah Bentiring Langsung Ditahan

Tersangka Dewi Astuti Usai Ditetapkan Tersangka/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus korupsi lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu seluas 8,6 hektar. Keduanya yakni istri Camat Muara Bangkahulu, Dewi Astuti dan Lurah Bentiring, Malidin.

Sebelumnya penyidik telah memeriksa puluhan saksi termasuk kedua tersangka ini untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus korupsi jual beli lahan Pemkot yang diduga telah merugikan negara milyaran rupiah.

Kasi Pidsus Kejari Kota Bengkulu, Oktallian Darmawan membenarkan jika status keduanya sudah naik menjadi tersangka.

"Sudah diperiksa dan ditetapkan tersangka," katanya kepada awak media, Rabu (02/09).

Ia pun menyebut jika keduanya akan langsung ditahan di Lapas perempuan dan Rutan Malabero.

"Tersangka perempuan kita titipkan ke Lapas perempuan Kandang Limun dan satu lagi di Rutan Malabero," terangnya.

Sekedar mengingatkan jika Kasus ini dimulai dari adanya laporan dari masyarakat RT 13, RW 4 Perumnas Korpri, Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu tentang dugaan penjualan tanah hibah milik Pemkot Bengkulu ke Kejari Bengkulu. Mulanya, sekitar tahun 1995 Pemkot Bengkulu menghibahkan tanah seluas 62,9 hektare di Kelurahan Bentiring untuk masyarakat. Namun pada 2015 sekitar 8 hektare tanah hibah itu diduga dijual oleh oknum pejabat.

Selama tahap penyidikan, jaksa telah memeriksa beberapa pihak yang diduga mengetahui proses hibah lahan tersebut sebagai saksi. Mereka diantaranya Camat Muara Bangkulu beserta istrinya, Lurah Bentiring dan beberapa pihak lainnya. Selain itu, penyidik juga telah melakukan penggeledahan disejumlah tempat yakni penggeledahan di Kantor Walikota Bengkulu, Kantor Camat Muara Bangkahulu dan Kantor Kelurahan Bentiring.

Mantan Kepala Kejari Kota Bengkulu, Emilwan beberapa waktu lalu bahkan mengakui jika pihaknya sudah mengantongi nama calon tersangka, namun hingga kini teka-teki terkait tersangka dalam kasus tersebut belum terungkap. [ogi]


Komentar Pembaca