Target 150 Pelajar, Tiga Tahun Terakhir Baru 36 Pelajar Tersentuh Beasiswa

Pendidikan  SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 , 00:16:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Target 150 Pelajar, Tiga Tahun Terakhir Baru 36 Pelajar Tersentuh Beasiswa

Ilustrasi/Net

RMOLBengkulu. Masa jabatan mau habis, namun program unggulan Bupati Lebong, Rosjonsyah, yakni program 150 beasiswa berprestasi belum tercapai.
Selama tiga tahun terakhir, atau sejak tahun 2018 hingga tahun 2020 hanya 36 pelajar tersentuh beasiswa yang bersumber dari APBD Lebong tersebut.

Plt Kepala BKPSDM Lebong Sumiati melalui Kepala Sub Bidang (Kasubdit) Diklat, Wince Damayanti merincikan, pada tahun 2018 pihaknya hanya berhasil menjaring 8 pelajar. Dengan rincian 3 pelajar di UNIB, 2 di UNSRI, 2 di IPB dan 1 pelajar di IAIN Curup.

Kemudian, pada tahun 2019 hanya 20 pelajar mendapatkan bantuan tersebut, dengan rinciannya 1 pelajar di ITB, 2 di IPB, 2 di UNP, 10 di UNIB, dan 5 pelajar di IAIN Curup.

"Untuk tahun 2018 dan 2019, kuota pemberian beasiswa sebanyak 28 orang," ungkapnya.

Dia menjelaskan, pada tahun 2018 dan 2019 pihaknya hanya mengakomodir uang pendidikan alias UKT. Namun, sekarang di tahun 2020 biaya pendidikan itu berubah menjadi uang bangunan. Seperti di UGM itu ada namanya kontribusi subsidi silang (KSS), untuk saat ini pihaknya yang menanggung biaya tersebut.

"Itu bedanya antara pada tahun 2018, 2019 dan tahun 2020, bedanya di segi biaya," ungkapnya.

Tak hanya itu, tahun 2020 ini pihaknya hanya membiayai sebanyak 8 siswa berprestasi, untuk melanjutkan jenjang pendidikannya ke universitas yang sebelumnya telah menjalin kerjasama dengaj Pemkab Lebong.

Awalnya untuk beasiswa tahun 2020 ini diperuntukkan untuk 15 siswa berprestasi. Akan tetapi karena anggarannya tidak mencukupi, maka pihaknya hanya memberikan beasiswa kepada 8 orang siswa.

Adapun kedelapan siswa yang akan kuliah melalui program beasiswa gratis dari Pemkab Lebong, yaitu 3 orang di Universitas Gajah Madha (UGM), 1 orang di Institut Teknik Bogor (ITB) dan 4 orang di Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI STTD).

"Untuk UGM dan IPB sudah selesai mengikuti tes, namun terkhusus untuk 4 orang yang akan kuliah di PTDI STTD, saat ini masih belum diketahui apakah mereka semuanya lolos atau tidak. Hal ini dikarenakan ke 4 orang siswa masih mengikuti rangkaian tes yang ada. Mereka baru mengikuti 1 tes dari total 5 tes yang harus diikuti," tandasnya. [tmc]




Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00