Belanja Vaksin China Dan Bill Gates, Menkeu Potong Insentif Nakes

Nusantara  KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 , 07:27:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Belanja Vaksin China Dan Bill Gates, Menkeu Potong Insentif Nakes

Menkeu Sri Mulyani/Net

RMOLBengkulu. Pemerintah menambah anggaran untuk insentif tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani pandemi virus corona baru (Covid-19). Saat ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 23,3 triliun.
 
Ini sedang disusun oleh Kementerian Kesehatan. Sehingga tenaga kesehatan selain mendapatkan insentif sampai dengan Desember 2020 dan mereka mungkin akan ada tambahan reward sebagai apresiasi dari pemerintah kepada mereka yang sudah menjadi garis terdepan menangani Covid-19,” ujar Sri Mulyani, dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/8).

Namun begitu, dalam alokasi anggaran tersebut, pemerintah juga memasukkan anggaran untuk pengadaan vaksin Covid-19 yang tidak hanya dari satu perusahaan luar negeri.

Vaksin corona yang akan didatangkan berasal dari dua perusahaan, yaitu Sinovac asal China dan juga dari perusahaan Bill Gates dan istrinya Melinda Gates bernama Gates Foundation.

Kedua vaksin ini nantinya akan dikembangkan di Indonesia dengan melibatkan Bio Farma. Vaksin Bio Farma ada dua jalur juga dengan China (Sinovac) dan Melinda Gates (Gates Foundation). Mereka punya juga treatment obat penawar,” sebutnya.

Adapun dari perusahaan swasta di Indonesia, Sri Mulyani menyebut Kalbe Farma yang ikut kerja sama dengan perusahaan luar. Selain itu juga ada pengembangan vaksin secara mandiri yang bernama vaksin Merah Putih.

Tapi, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini tidak secara spesifik memaparkan besaran anggaran untuk pengadaan vaksin yang bersumber dari dana insentif Nakes ini.

Nanti koordinasi lembaga-lembaga mana saja yang akan hasilkan vaksin, jumlah berapa, harga berapa dan pengadaan nanti di 2020 atau 2021,” katanya.

Kami minta ke Satgas melakukan koordinasi. Rapat terakhir di kantor Pak Luhut dengan Menko Perekonomian dan Pak Erick (Menteri BUMN) bahas vaksin ini,” demikian Sri Mulyani. [tmc]

Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00