Diberhentikan Kerja Sepihak, THL Tuntut PT. DPP

Daerah  RABU, 05 AGUSTUS 2020 , 17:35:00 WIB | LAPORAN: RISNA JULIYANA HUTASOIT

Diberhentikan Kerja Sepihak, THL Tuntut PT. DPP

THL saat akan melakukan Aksi demo di PT.DPP/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pada Rabu (5/8) pagi, sekitar 100 orang Tenaga Harian Lepas (THL) yang mayoritas ibu-ibu dari beberapa desa di Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko menggelar aksi di Kantor PT. DDP Lubuk Bento, Kecamatan Pondok Suguh.

Menurut keterangan Camat Pondok Suguh, Abdul Hadi. Aksi tersebut merupakan aksi lanjutan yang sebelumnya digelar di Kantor PT. DDP Ipuh. Aksi digelar dalam rangka menuntut agar para THL kembali bekerja seperti biasa 15 sampai 20 hari setiap bulannya. Namun, hal itu belum mendapatkan tanggapan dari manajemen PT. DDP, karena masih menunggu keputusan pusat.

"Sebelumnya, para THL dikabarkan diberhentikan secara sepihak oleh pihak PT. DDP dengan alasan lantaran pandemi covid-19 dan sejumlah masalah lainnya," jelas Camat.

Namun, informasi terbaru menyebutkan bahwa PT. DDP telah membuat sistem baru dalam melaksanakan pekerjaan yakni dengan melibatkan pihak ketiga atau pemborong. Sehingga, para THL tidak berhubungan langsung dengan pihak PT. DDP melainkan langsung kepada pemborong.

" Sayangnya, kebijakan menyebutkan bahwa masa kerja THL terjadi perubahan. Dimana sebelumnya bekerja 15 sampai 20 hari per bulannya menjadi 3 sampai 6 hari setiap bulannya. Selain itu, jumlah THL yang bekerja pun dikurangi menjadi 20 orang THL saja yang dapat bekerja. Sedangkan sisanya dikabarkan diberhentikan secara sepihak," tambah Camat.

Sebelum aksi digelar, pihak pemerintah desa mulai dari kades, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat serta perwakilan dari THL telah melakukan rapat yang hasilnya disampaikan kepada manajemen PT. DDP termasuk dilaporkan kepada Camat Pondok Suguh.

"Memang kita juga sudah menerima laporan. Namun, tanggapan yang diberikan dinilai kurang memuaskan. Rapat pun kembali dilakukan yakni pada 27 Juli lalu dengan melibatkan pihak PT. DDP. Sayangnya, hasil rapat belum menunjukkan titik temu dan arah penyelesaian. Atas putusan itu, para THL kembali melakukan aksinya," tandas Abdul Hadi.

Aksi THL tersebut mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dan TNI. [ogi]


Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00