Selama New Normal, Wabup Dorong Kades Berdayakan Masyarakat Produksi Masker

Daerah  RABU, 05 AGUSTUS 2020 , 07:50:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Selama New Normal, Wabup Dorong Kades Berdayakan Masyarakat Produksi Masker

Wabup saat memimpin rapat Tim Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Lebong/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Wawan Fernandez, mendorong seluruh kepala desa untuk memberdayakan masyarakatnya menghalau sebaran virus corona (covid-19).
Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan melibatkan para pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) seperti tukang jahit.

Sebab, saat ini tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 masih dinilai rendah.

Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat Tim Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Lebong bertema "Peran Tim PAKEM dalam Menghadapi New Normal Covid-19" di Gedung Graha Bina Praja Setda Lebong, Selasa (4/8).

"Karena itu, pihak desa perlu digerakkan untuk melakukan produksi masker yang diperuntukkan bagi warganya, sehingga tidak ada lagi alasan bagi warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas," ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menyarankan Satgas Covid-19 perlu membuat spanduk di 2 posko perbatasan Kabupaten Lebong yang menekankan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

"Kemenag juga diminta agar mensosialisasikan kepada khatib untuk selalu mengingatkan terkait pentingnya saling menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19," bebernya.

Lebih jauh, ia mengaku, terkait radikalisme, hingga saat ini belum ditemukan dakwah dari kelompok tertentu yang menyimpang dari pemurnian tauhid.

"Khusus untuk Jamaah Tabligh (JT) akan diberikan pemahaman agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan dakwahnya," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Lebong, Ajamalus menambahkan, dalam pelaksanaan ibadah di rumah ibadah selama masa pandemi, Kemenag sudah menyampaikan Surat Edaran (SE) melalui KUA untuk disosialisasikan kepada masyarakat dan pengurus masjid terkait penerapan protokol kesehatan.

"Namun berdasarkan hasil pemantauan, hingga saat ini tingkat kepatuhan masyarakat masih relatif rendah," ungkapnya.

"Terkait paham radikal, hingga saat ini belum ada konflik ataupun gesekan di tengah masyarakat. Perbedaan terjadi hanya di tingkat pemahaman, namun tidak sampai menimbulkan perpecahan," demikian Ajamalus.

Pantauan di lapangan, kegiatan dipimpin langsung Wabup Lebong, Wawan Fernandez. Hadir pula Kepala Kemenag Lebong, Ajamalus, Kepala Kesbangpol Lebong, M Ikram, Asisten 1 Setda Lebong, Jafri, Kasi Intel Kejari Lebong, Imam Hidayat, Kasat Intelkam Polres Lebong, AKP Ngatmin, Kasat Binmas Polres Lebong, AKP Nurman, Staf Seksi Intelijen Kejari Lebong, Hendrizal, Camat se-Kab. Lebong, Danramil se-Kab. Lebong, Ketua MUI Lebong, M. Amin AR, serta Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Lebong, Badruzaman. [tmc]



Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00