Beredar Hasil Swab Warga Lebong Positif Covid-19, Posko Jebol?

Daerah  JUM'AT, 24 JULI 2020 , 11:36:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Beredar Hasil Swab Warga Lebong Positif Covid-19, Posko Jebol?

Jumpa pers di Kantor BPBD Lebong/Ist

RMOLBengkulu. Status zona hijau dari Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tengah dipertaruhkan. Menyusul, sejak tadi malam, Kamis (23/7) beredar kabar mengejutkan.

Salah satunnya, beredar hasil Swab warga asal Kabupaten Lebong dinyatakan terpapar positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup.

Terlebih saat ini Lebong masih menyandang status zona hijau, dan hingga saat ini belum ada satupun warga di daerah itu dinyatakan positif Covid-19.

Satu orang warga itu berinisial S (47) asal Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong, setelah terindentifikasi positif Covid-19 hasil Polymerase Chain Reaction (Swab) positif.

Saat ini yang bersangkutan dilaporkan tengah dirawat di ruang isolasi perawatan Covid-19 bekas gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup.

Kabar itu didapati wartawan dari tangkapan layar Hasil Pemeriksaan Pasien dari Instalasi Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong pada tanggal 23 Juli 2020, yang ditandatangani Dokter Penanggung Jawab Laboratorium, dr Mala Agustina.

Dari data yang diterima, pada tanggal 17 Juli 2020 pasien datang ke Klinik Caesar dengan kelurahan muntah lebih kurang lima hari, nyeri ulu hati, batuk, dan buang air besar hitam.

Mendapati gelaja klinis itu, pada tanggal 22 Juli 2020 ia menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

Oleh karena itu, ia menjalani uji Swab. Setelah akhirnya dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil Polymerase Chain Reaction (Swab) positif, keluar pada Kamis (23/7) kemarin.

Meluruskan informasi tersebut, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong menggelar jumpa pers di kantor BPBD Lebong, Jum'at (24/7).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kapolres Lebong Polda Bengkulu, AKBP Ichsan Nur, Kabag Ops, AKP Rafenil Yaumil Rahman, Kepala BPBD Lebong, Fakhrurozi, dan Kadis Kesehatan Lebong, Rachman beserta tim gugus tugas lainnya.

Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur dalam sambutannya menyampaikan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat resmi terkait kabar tersebut.

Meskipun demikian, pihaknya akan tetap melakukan pendalaman di lapangan.

"Belum ada surat resmi terkait isu yang beredar, namun tetap dilakukan pendalaman terkait isu tersebut di lapangan," kata Kapolres.

Dia mengaku, sejauh ini informasi yang diterima pasien S tersebut berangkat ke Kabupaten Rejang Lebong dengan niat merawat orang tuanya yang tengah sakit.

Hanya saja, setiba di Curup pasien tersebut mengalami gejala sakit dan berobat di klinik Caesar pada tanggal 17 Juli 2020, hingga akhirnya dikabarkan terpapar Covid-19.

"Riwayat pasien sejak sebelum sakit hingga saat ini murni berada di Curup Kabupaten Rejang Lebong," jelasnya.

Dia menyatakan, pihaknya akan tetap melakukan tracking sesuai protokol kesehatan.

"Akan dilakukan tracking (rapid test) terhadap lingkungan pasien, termasuk keluarga, tetangga, dan tempat kerja apabila ada yang reaktif, maka akan dilakukan tes swab. Jika hasil swab ada yang positif, maka status zona hijau Lebong akan berubah," tuturnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Lebong, Rachman menambahkan, tracking akan dimulai hari ini. Terutama yang memiliki riwayat kontak dengan pasien.

Menurutnya, pasien ini memiliki riwayat penyakit maag dan riwayat perjalanan ke Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara.

"Pada 27 Juli 2020, orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien dan yang memiliki hasil rapid test reaktif akan dilakukan tes swab," singkatnya. [tmc]

Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00