Hayo Paduka Yang Mulia (PYM) Joko Widodo, Carilah Uang Yang Banyak

Opini Jo  JUM'AT, 24 JULI 2020 , 07:59:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Hayo Paduka Yang Mulia (PYM) Joko Widodo, Carilah Uang Yang Banyak

Presiden Joko Widodo/Net

KEKUASAAN adalah uang, pegang kekuasaan berarti akan pegang uang banyak. Makin besar kekuasaan di tangan, makin besar pula peluang mendapatkan uang.

Hukum ini juga berlaku dalam konteks kekuasaan atas negara. Jika kekuasaan atas negara makin mutlak, makin besar, maka sang penguasa dapat leluasa mencari uang untuk menopang alias membiayai kekuasaanya.

Sekarang ini kekuasaan Paduka Presiden begitu besar, sabdo pandito ratu. Apa yang dikatakannya wajib dilaksanakan, tanpa tendeng aling, tanpa kompromi. Oleh karenanya semua harus nurut apa kata Paduka.

DPR, kejaksaan, kehakiman, kepolisian, BIN, semua di bawah komando Paduka. Satu komando satu perjuangan. Perjuangan mencari uang. Sekaranglah momentumnya.

Kekuasaan membuat UU, kekuasaan atas kebijakan, kekuasaan atas uang, kekuasaan atas seluruh alat kekuasaan, semuanya ada di tangan Paduka Presiden. Perpu No 1 Tahun 2020, yang kemudian disahkan DPR melalui UU No 2 Tahun 2020 adalah peraturan perudangan yang memberi kewenangan kepada Paduka Presiden hingga melebihi kewenangan yang diberikan UUD 1945.

Oleh karenanya segeralah Paduka mengambil tindakan yang cepat, tegas, dan kuat. Segeralah melaksanakan semua UU yang telah dibuatnya, UU No 2 tahun 2020 atau UU Sapujagat telah disahkan DPR. Paduka Presiden bisa memutuskan anggaran sendiri, mengalokasikan untuk apapun yang Paduka inginkan, tidak bisa dipidana, tidak bisa digugat perdata, tidak dapat digugat melalui peradilan tata usaha negara.

Untuk melaksanakan semua kekuasaannya itu, maka Paduka segera harus mencari uang sebanyak-banyaknya. APBN telah merancang belanja Rp 2.700 T, Paduka telah merancang pembiayaan/utang senilai Rp 1.039 triliun. Uang yang besar sekali untuk menjalankan kekuasaan secara penuh.

Bank-bank sudah menunggu uluran tangan paduka, perusahaan BUMN sedang menunggu aliran uang PMNN, UMKM sedang menunggu ratusan triliun yang konon akan dialirkan oleh Paduka lewat bank-bank. Rumah sakit dan para dokter sedang harap-harap cemas, uang kopit-kopit kapan turunnya. Oleh karenanya Paduka harus dengan keras banting tulang mencari uang. Uang yang banyak sekali.

Para pembantu Paduka jangan malas, jangan ongkang-ongkan kaki, di mana uang disimpan ayo kejar, inisitif harus tinggi kejar uang. Apapun caranya, baik uang di dalam maupun di luar negeri, baik hibah maupun utang.

Kalau belum juga dapat, cari cara lagi. Apa sudah mulai bakar kemenyan?

Salamuddin Daeng
Penulis Adalah Peneliti Dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEP




Komentar Pembaca
Membandingkan Demokrasi Indonesia Dan Amerika Serikat
Sugeng Tanggap Rasa, Pak Beethoven

Sugeng Tanggap Rasa, Pak Beethoven

SELASA, 12 JANUARI 2021

Menerawang Nasib Golput

Menerawang Nasib Golput

MINGGU, 03 JANUARI 2021

Jangan Sampai Corona Menertawakan Kita

Jangan Sampai Corona Menertawakan Kita

SENIN, 21 DESEMBER 2020

Rakyat Mau Kepung Istana Besok?

Rakyat Mau Kepung Istana Besok?

KAMIS, 17 DESEMBER 2020

Kita Dan HRS

Kita Dan HRS

SENIN, 14 DESEMBER 2020

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia
BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan
Saat-saat HRS Dipindahkan

Saat-saat HRS Dipindahkan

KAMIS, 14 JANUARI 2021 , 21:15:00

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya SJ182

SABTU, 09 JANUARI 2021 , 18:27:00

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Peningkatan Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

SENIN, 04 JANUARI 2021 , 18:21:00

Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00