KPU Apel Gerakan Coklit Serentak Dan Data Sejumlah Tokoh

Ini Cara Cek Namamu Terdaftar Sebagai Pemilih di Pilkada 2020

Daerah  MINGGU, 19 JULI 2020 , 18:46:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

KPU Apel Gerakan Coklit Serentak Dan Data Sejumlah Tokoh

apel bersama dalam rangka Pencocokan dan Penelitian (coklit) serentak di KPU/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong, gelar apel bersama dalam rangka Pencocokan dan Penelitian (coklit) serentak yang dilaksanakan se-Indonesia, pada Sabtu (18/7).

Pantauan RMOLBengkulu, apel akbar bersama dalam rangka Gerakan Coklit Serentak (GCS) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur  Bengkulu Serta Bupati dan Wakil Bupati  Lebong Tahun 2020, dipimpin langsung oleh Ketua KPU RI Arif Budiman secara Daring, dan diikuti KPU Provinsi Bengkulu.

Kemudian, seluruh komisioner KPU Kabupaten Lebong, serta PPK, PPS dan PPDP di Kecamatan Pelabai turut juga mengikuti secara virtual di Kantor KPU Lebong.

Sedangkan, untuk seluruh badan ad-hoc di sebelas kecamatan lainnya melaksanakan GSG di kecamatan masing-masing.

"Apel siaga gerakan coklit serentak tanggal 18 Juli 2020, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan coklit yang dimulai dari tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020," kata Ketua KPU Lebong, Shalahuddin Al Khidhr, kemarin (18/7).

Untup tahap awal, lanjut Khidhr, pihaknya mendatangi tokoh masyarakat dan pejabat pemda diantaranya, asisten I Jafri, Ketua MUI Kabupaten Lebong, H.M Amin AR dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

"Protokol kesehatan harus dijalankan dan untuk tahap awal kita sudah mendatangi tokoh masyarakat," bebernya.

Sementara itu, tahapan coklit akan dilakukan 223 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang dibentuk di bawah koordinasi Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan.

Berbeda dari Pilkada sebelumnya, coklit yang dimulai tanggal 15 Juli - 13 Agustus itu akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan corona virus disease (Covid-19).

"Petugas nantinya akan mendatangi pemilih, dari rumah ke rumah, dengan menggenakan alat pelindung diri," tambah Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Lebong, Yayan Hardian

Ia mengatakan, masyarakat dapat mengecek data diri mereka dengan mengakses laman https://www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Masyarakat cukup memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) atau nama di laman tersebut untuk mengetahui apakah sudah terdaftar sebagai pemilih di Pilkada.

"Jadi selain PPDP langsung mengunjungi ke rumah-rumah, masyarakat juga bisa berperan aktif untuk mengetahui apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum via daring," jelasnya.

Yayan menegaskan, gerakan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat memastikan dirinya terdaftar sebagai pemilih Pilkada 2020.

Lebih lanjut, kata Yayan, apabila daftar pemilih memenuhi syarat (MS) maka PPDP akan mencentangnya. Jika ada perubahan daftar pemilih, maka PPDP akan menandainya dengan tanda U pada kolom keterangan. Bila daftar pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), maka PPDP akan mencoretnya.

"Sebagai tips terakhir, PPPD diharapkan agar memperhatikan efektivitas waktu sesuai deadline yang telah ditentukan KPU. Lakukan evaluasi dan rekap data dengan PPS, bila perlu 3 hari sekali. Supaya daftar pemilih benar-benar akurat dan terjaga dengan baik,” pungkasnya. [tmc]



Komentar Pembaca