Ini Protokol Pelaksanaan Pesta Pernikahan Dalam Masa Pola Hidup Baru

Daerah  SELASA, 14 JULI 2020 , 08:08:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Ini Protokol Pelaksanaan Pesta Pernikahan Dalam Masa Pola Hidup Baru

Rachman/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Kabar gembira bagi masyarakat di Kabupaten Lebong, yang ingin menggelar pesta pernikahan. Pasalnya setelah sempat dilarang akibat mewabahnya Covid-19, kini melalui peraturan bupati (Perbup) nomor 246 tahun 2020, sudah diperbolehkan.

Namun demikian, penyelenggaraanya harus dilakukan dengan sejumlah persyaratan dan protokoler keamanan yang ketat.

Kadis Kesehatan Kabupaten Lebong, Rachman mengatakan, jumlah pengunjung tidak melebihi 50 persen dari kapasitas gedung atau tenda, apabila pesta diadakan di rumah dengan penerapan ketat dipintu masuk oleh petugas yang ditunjuk atau membatasi jam kunjungan tamu.

"Setiap orang menghadiri pesta pernikahan wajib memakai masker, dicek suhu, menyediakan tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabun didepan tenda atau pintu masuk," katanya melalui keterangan resmi yang diterima, Senin (13/7).

Selain itu, ia juga mengingatkan agar para pelaksana pesta pernikahan melakukan cek suhu, menyediakan hand sanitizer, membersihkan dan melakukan disinfeksi pada tempat kegiatan sebelum dimulai, serta menjaga jarak aman paling sedikit 1 meter antar orang.

"Masyarakat yang mengadakan pesta membuat surat pernyataan akan memenuhi protokol kesehatan Covid-19 sebelum izin keramaian dikeluarkan, dan disarankan untuk kegiatan konsumsi menggunakan nasi kotak," ungkapnya.

Kebijakan itu, kata Rachman, untuk menindaklanjuti kebijakan dari Menteri Dalam Negeri Nomor 440-842 tahun 2020 tentang pedoman tatanan normal baru produktif dan aman corona virus disease 2019 (Covid-19), dan Menkes RI Nomor: HK.02.01/MENKES/335/2020 tanggal 20 Mei 2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di area publik.

Kemudian, SK Bupati Lebong nomor 246 tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 bagi ASN di lingkungan pemerintah daerah, dan masyarakat Kabupaten Lebong.

"Dan juga meniadakan kegiatan angin malam (lomba song, domino, dan lain-lain) hiburan/musik pada malam hari karena berpotensi mendatangkan banyak orang, dan sulit untuk dikendalikan menjaga jarak aman sesuai protokol kesehatan," tuturnya. [tmc]



Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00