Ada Upaya Mediasi Pelapor Dan Terlapor Kasus Penyiraman Air Cabai

Daerah  SABTU, 11 JULI 2020 , 07:47:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Ada Upaya Mediasi Pelapor Dan Terlapor Kasus Penyiraman Air Cabai

Sukirman dan anggota kepolisian saat berada di tempat kejadian perkara/Ist

RMOLBengkulu. Pelapor berinisial RP sekalipun terlapor berinisial EW dalam kasus dugaan penyiraman air cabai, nampaknya sulit dimediasi.

Hal itu usai pihak Inspektorat Daerah Kabupaten Lebong dikabarkan sudah memanggil kedua wanita yang sama-sama berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lebong.

Sekda Lebong Mustarani mengatakan, pemanggilan itu lantaran adanya kasus penyiraman air cabai saat jam kerja.

Dimana terduga pelaku sekaligus terlapor adalah EW yang juga Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Lebong terhadap Kasi Pembinaan Masyarakat dan Kawasan Tranmigrasi (PMKT) Dinaskertrans, berinisial RP.

"Ya, saya sudah perintahkan Inspektorat untuk memanggil mereka, hasilnya belum tau karena belum ada laporannya," ungkapnya, kemarin (10/6).

Baca juga: Adik Bupati Dikabarkan Siram Air Cabai Ke ASN Disnakertrans

Dia mengaku, hasil pemanggilan itu belum final. Itupun, karena keduanya tidak diketahui keberadaannya. Terlapor dikabarkan keluar Lebong. Sedangkan, keberadaan pelapor hingga sampai saat ini sulit dideteksi.

"Nampaknya pihak Inspektorat kesulitan memanggil mereka, karena mereka yakni oknum kadis tidak ada di Lebong kemudian korban lari," tambah Mustarani.

Baca juga: Korban Trauma, Laporan Kasus Penyiraman Air Cabai Dipastikan Sudah Masuk Polres-

Di sisi lain, Sekda mengaku, sudah mengetahui kejadian tersebut setelah duhubungi EW yang juga adik Bupati Lebong, Rosjonsyah pasca penyiraman air cabai.

"Paginya saya sudah tau pada hari kejadian tersebut, karena Oknum kadis menelpon saya," tandasnya.

Untuk diketahui, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnakertrans) Lebong mendadak gempar, Rabu (8/7) lalu. Penyebabnya, EW diduga menyiramkan air cabai ke muka RP.

Kasus tersebut akhirnya diseret RP ke meja kepolisian. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan secara resmi terkait motif penyiraman yang diduga dilakukan adik Bupati Lebong, Rosjonsyah tersebut.

Namun pastinya, sejumlah saksi telah diperiksa, dan barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian.

Informasi diperoleh, Sukirman, ASN Disnaskertrans Lebong mengaku melihat kejadian tersebut, dan sempat melerai dua wanita tersebut.

Sukirman menuturkan, dirinya sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Lebong.

Menurut Sukirman, EW sempat duduk-duduk di kantor Disnakertrans menunggu RP sekitar 30 menit.

Ketika RP muncul, EW sontak menyiramkan air cabai ke muka korban. Kabarnya, air cabai sudah disiapkan EW dalam botol. [tmc]




Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00