Korban Trauma, Laporan Kasus Penyiraman Air Cabai Dipastikan Sudah Masuk Polres

Hukum  KAMIS, 09 JULI 2020 , 18:21:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Korban Trauma, Laporan Kasus Penyiraman Air Cabai Dipastikan Sudah Masuk Polres

Korban saat melaporkan ke Mapolres Lebong/Ist

RMOLBengkulu. Motif kasus dugaan penyiraman air cabai kepada salah satu oknum ASN yang bertugas di Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnakertrans) Lebong berinisial RP, yang diduga dilakukan Kadis Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Lebong, berinisial EW, masih tanda tanya besar.

Saat dikonfirmasi, RP belum bisa memberikan keterangan banyak lantaran dirinya masih trauma dengan kejadian yang menghebohkan publik tersebut.

Bahkan, RP yang diketahui sebagai Kasi Pembinaan Masyarakat dan Kawasan Tranmigrasi (PMKT) di Disnakertrans Lebong itu memastikan jika kejadian itu sudah dilaporkan ke Mapolres Lebong.

"Iya dx. Kemarin sudah ke polres untuk bikin laporannya," jelas RP, Kamis (9/7) kepada RMOLBengkulu.

Baca juga: Adik Bupati Dikabarkan Siram Air Cabai Ke ASN Disnakertrans

Ia mengaku, sesuai hasil koordinasi dengan pihak kepolisian. Apabila ada yang ingin mempertanyakan secara detail kronologis kejadian tersebut harus ditanyakan langsung ke bagian Reskrim Polres Lebong.

"Saya belum bisa komen apa-apa karena saya masih trauma dengan kejadian kemaren. Jadi pesan orang polres kalau ada yang mau ditanya silahkan langsung ke bagian Teskrim Polres aja," singkatnya.

Terpisah, Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur melalui Kasat Reskrim, Iptu. Didik Mujiyanto mengaku, belum bisa memberikan keterangan banyak. Ia memastikan perkembangan yang melibatkan adik kandung Bupati Lebong, Rosjonsyah akan disampaikan lebih lanjut nantinya.

"Nanti perkembangan lanjut diinfokan ya," singkat kasat.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Lebong, berinisial EW yang juga istri dari Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lebong, hingga berita ini diterbikan belum bisa dikonfirmasi.

Untuk diketahui, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnakertrans) Lebong mendadak gempar, Rabu (8/7) kemarin. Penyebabnya, EW diduga menyiramkan air cabai ke muka RP.

Belum diketahui motif penyiraman adik Bupati Lebong, Rosjonsyah tersebut. Namun pastinya, kasus ini sudah ditangani Polres Lebong.

Pantauan Kantor Berita RMOLBengkulu di lokasi kejadian, air cabai masih berceceran di lantai dan kursi ruang tunggu Kantor Disnakertran Lebong.

Sukirman, ASN Disnaskertrans Lebong mengaku sempat melerai dua wanita tersebut.

Sukirman menuturkan, dirinya sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Lebong.

Menurut Sukirman, EW sempat duduk-duduk di kantor Disnakertrans menunggu RP sekitar 30 menit.

Ketika RP muncul, EW sontak menyiramkan air cabai ke muka korban.Kabarnya, air cabai sudah disiapkan EW dalam botol.

"Usai kejadian, korban langsung dibawa ke kamar mandi oleh kawan-kawan wanitanya ke WC untuk membersihkan cabai di mukanya," kata Sukirman. [tmc]



Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00