ABPEDNAS Pagulir Terbentuk, BPD Bukan Pelengkap Desa

Daerah  RABU, 08 JULI 2020 , 16:33:00 WIB | LAPORAN: DESI FATRIANSYAH

ABPEDNAS Pagulir Terbentuk, BPD Bukan Pelengkap Desa

Foto bersama pembentukan ABPEDNAS Pagulir/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Badan Permusyawaratan Desa (BPD), selama ini terkesan tersampingkan dari pihak pemerintah desa, sehingga BPD terkesan hanya sebagai pelengkap dalam pemerintahan desa.

Terkait dengan itu anggota BPD di Kabupaten kaur seperti Badan Pelengkap Desa, bukan Badan Permusyawaratan Desa.

Baca : Aturan Jelas, Sekda Kaur Tegaskan ASN Harus Netral

Melihat fenomena seperti itu, anggota BPD di Kecamatan Padang Guci Hilir (Pagulir), membentuk wadah sebagaimana yang ada ditingkat Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Pusat Adalah ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional).

Di Padang guci hilir, hampir seluruh perwakilan anggota BPD tingkat Kecamatan agulir, membentuk ABPEDNAS dengan dihadiri ketua ABPEDNAS Kabupaten Kaur, didampingi pihak kecamatan padang guci hilir untuk memperkuat hak kenaikan tunjangan BPD se-Kabupaten Kaur.

Baca juga : Adik Bupati Dikabarkan Siram Air Cabai Ke ASN Disnakertrans

Sementara itu, Ketua ABPEDNAS Pagulir terpilih, Hermansyah mengatakan, dengan terbentuknya ABPEDNAS padang guci hilir akan menempatkan BPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya

Selanjutnya kami akan susun program ABPEDNAS Pagulir dan yang paling mendesak adalah menempatkan posisi BPD sesuai dengan tupoksinya, karena selama ini BPD hanya sebagai lembaga yang terkesan sebagai pelengkap desa saja,” ujar Hermansyah kepada RMOLBengkulu, Rabu (8/7).

Selain itu, kata Herman, ABPEDNAS Pagulir, juga berjuang untuk kesejahteraan anggotanya. Kewajiban anggota BPD di Pagulir, tidak sesuai dengan hak yang diterima.

Bayangkan, sebagai Ketua BPD di Pagulir , hanya menerima honor sekitar Rp 600.000 ribu perbulan. Sementara perangkat desa menerima siltap (penghasilan tetap) setiap bulan sekitar Rp 2 juta. Belum termasuk ganjarannya. Ini kan tak sebanding, padahal BPD SK-nya dari bupati. Sedangkan perangkat desa SK-nya dari kepala desa,” pungkasnya.

Dengan telah dibentuknya forom BPD kecamatan padang guci hilir semoga BPD bisa menyampaikan, aspirasi masyarakat dan menyampaikan dari pada hak BPD kepada Pemerintah daerah (Pemda) melalui DPRD Kabupaten.

Berikut susunan pengurus ABPEDNAS pagulir, Hermansyah (Ketua), Onder sosilo (Sekretaris), Lismi narwati (Bendahara). [ogi]


Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00