Buntut Alihkan Anggaran Untuk Covid-19, Sampah Di Lebong Jadi Menumpuk

Daerah  JUM'AT, 03 JULI 2020 , 19:52:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Buntut Alihkan Anggaran Untuk Covid-19, Sampah Di Lebong Jadi Menumpuk

Tempat pembangunan sementara menumpuk di Lebong/Net

RMOLBengkulu. Tempat pembuangan sementara (TPS) sampah di ruas jalan protokol Desa Sukasari Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, mencuri perhatian masyarakat.

Pasalnya sampah-sampah tersebut sudah berminggu-minggu tidak diangkat sehingga lokasi jalan utama pun tak beda dengan Tempat Pembuangan Umum (TPU) sampah.

Masyarakat mulai menyoroti masalah ini, bahkan langsung menghubungi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebong terkait kondisi tersebut.

Rupanya masyarakat mendapat jawaban cukup mencengangkan. Anggaran DLH telah habis digeser TAPD untuk penanganan COVID-19.

"Dan setelah diklarifikasi dan didatangi RT setempat, bahwa operasional minyak untuk mobil pengangkut sampah tidak ada kosong," bunyi seperti video yang diposting akun facebook @Andri Yutis, Jum'at (3/7).

Selain itu, pihaknya juga berharap agar kondisi tersebut segera diatasi. Apalagi, kondisi tersebut menganggu warga sekitar dan pengguna jalan.

"Karena ini sampah mulai membusuk sampai radius sekitar 150 meter. Jangan sampai ini menjadi sumber penyakit warga sekitar," bebernya.

Terpisah, Kadis Lingkungan Hidup Lebong, Zamhari menambahkan, sejumlah truk pengangkut sampah di daerah itu, sempat berhenti beroperasi karena terkendala anggaran operasional yang minim menyebabkan sampah menumpuk di TPS.

"Truk sampah sempat berhenti beroperasi beberapa pekan karena biaya operasional tidak ada," kata Zamhari.

Ia membenarkan bahwa pengangkutan sampah sempat terhenti, karena bahan bakar minyak untuk kendaraan operasional pengangkut sampah tidak tersedia.

Itupun setelah dilakukan realokasi dan refocusing anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lebong Tahun Anggaran (TA) 2020.

Di mana salah satu item kegiatan operasional pengolahan sampah DLH Lebong turut juga dipangkas.

"Mulai tanggal 1 Juli, DLH tidak bisa angkut sampah karena dana operasional pengolahan sampah dialihkan untuk pandemi Covid-19 di Kabupaten Lebong," jelas Zamhari.

Dia mengaku, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) Lebong terkait ketersediaan anggaran tersebut. Paling tidak, anggaran operasional yang dibutuhkan sebesar Rp 143 juta diakomodir sampai akhir tahun.

"Kita sudah berkoordinasi dengan BKD, dan sudah ada titik terang. Walau anggarannya belum cair, besok kita angkut semua dengan melibatkan seluruh tenaga di DLH," tuturnya. [tmc]



Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00