7.700 Data Peserta Jamkesda Diverifikasi

Daerah  JUM'AT, 03 JULI 2020 , 07:09:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

7.700 Data Peserta Jamkesda Diverifikasi

Mustarani usat rapat di aula Swarang Patang Stumang Bappeda/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Setidaknya ada 7.700 data peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) diverifikasi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebong.

Sinkronisasi data tersebut digelar di gedung Swarang Patang Stumang Kantor Bappeda setempat, Kamis (2/7) kemarin.

Rakor digelar usai 30.192 warga penerima jamkesda di daerah tersebut dinonaktifkan kepesertaannya terhitung mulai 1 Juni 2020.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Lebong, Rachman mengatakan, penonaktifan 30.192 peserta Jamkeda itu lantaran ketersediaan anggaran hanya sampai bulan Mei 2020.

Hanya saja, pada Bulan April hingga Mei adanya premi pembayaran dari BPJS Kesehatan. Sehingga, ada sisa anggaran sebesar Rp 1,1 Miliar.

Anggaran itulah nantinya digunakan untuk mengaktifkan sebanyak 7.700 peserta Jamkesda. Sedangkan, sisanya 23 peserta Jamkesda tetap dinonaktifkan.

"Karena pada bulan Mei dan April ada perubahan premi, jadi ada selisih anggaran Rp 1,1 miliar. Sehingga Rp 1,1 miliar ini kita bisa menjaminkan sisa penduduk kita memperpanjang melanjutkan. Tapi kita tidak bisa menjamin jumlah 30 ribu itu, tapi bukan berarti kita potong anggaran," kata Rachman, kemarin (2/7).

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong, Mustarani mengaku, dengan adanya perubahan data penerima dari puluhan ribu menjadi 7.700 maka diperlukan sinkronisasi data penerima.  

"Ya, hari ini (kemarin, red) untuk mensingkronkan data penerima jamkesda yang dimaksud. Karena bulan Juni ini sudah lewat, tapi kepersertaan itu akan kita daftarkan tanggal 20 Juli nanti," kata Mustarani.

Sekda menambahkan, bagi peserta yang dinonaktifkan maupun yang diaktifkan kembali akan diverifikasi melalui camat dan kades. Dengan harapan program tersebut tepat sasaran.

"Sesuai janji para kepala puskesmas beserta camat tadi, seminggu kedepan verifikasi data akan selesai. Sebagai sosialisasi ditengah masyarakat, pada dasarnya penerima nantinya orang miskin," demikian Mustarani. [tmc]



Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00