Ingin Gelar Pesta Hajatan? Ini Aturan Mainnya

Pemerintah Kota Bengkulu  SELASA, 30 JUNI 2020 , 19:16:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Ingin Gelar Pesta Hajatan? Ini Aturan Mainnya

Ilustrasi keramaian di pesta/Net

RMOLBengkulu. Di era new normal atau di tatanan kehidupan baru ini masyarakat sudah diperbolehkan untuk beraktifitas kembali termasuk menggelar acara pesta pernikahan. Namun ada beberapa protokol yang harus dilakukan untuk menggelar acara tersebut.

Walikota Bengkulu, Helmi Hasan telah mengeluarkan surat edaran (SE) yang mengatur tentang tata cara dalam menggelar acara pesta pernikahan.
SE bernomor 450/ 18/B.Kesbangpol itu sengaja dibuat dan diedarkan untuk jadi pedoman bagi masyarakat yang hendak menggelar acara pesta pernikahan di masa pola hidup baru.

Dalam rangka menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat mengenai pola hidup baru atau new normal maka untuk pelaksanaan kegiatan sosial dan budaya khususnya pesta pernikahan perkawinan harus memenuhi persyaratan. Itu sudah kita sampaikan dalam surat edaran,” kata Walikota Helmi Hasan dalam SE-nya belum lama ini.

Yang pertama, masyarakat yang punya hajatan pesta pernikahan harus memastikan jumlah pengunjung tidak melebihi 50% dari kapasitas gedung atau tenda. Apabila pesta dilakukan di rumah harus dengan penerapan ketat di pintu masuk oleh petugas yang ditunjuk atau membatasi jam kunjungan tamu.

Setiap orang yang melaksanakan dan menghadiri pesta pernikahan wajib memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabun di depan tenda atau pintu masuk, melakukan cek suhu tubuh bagi setiap orang yang datang ke tempat pesta dengan thermogun.

Selanjutnya menyediakan hand sanitizer di setiap ruangan atau lokasi. Orang yang mengalami gejala demam atau batuk, pilek, bersin, atau nyeri tenggorokan dan sesak nafas dilarang menghadiri pesta pernikahan.

Membersihkan dan melakukan desinfeksi pada tempat kegiatan pesta sebelum acara dimulai. Yang tak kalah penting yakni menjaga jarak aman (Physical Distancing) paling sedikit 1 meter antar orang dan tidak bersalaman atau kontak fisik.

Selanjutnya masyarakat yang mengadakan pesta membuat surat pernyataan akan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sebelum rekomendasi izin keramaian dikeluarkan. Kemudian disarankan untuk kegiatan konsumsi menggunakan nasi kotak atau bentuk lain yang mengurangi interaksi antara pengunjung pesta.

Yang terakhir, meniadakan kegiatan malam seperti lomba song, main domino dan hiburan musik pada malam hari karena berpotensi mendatangkan banyak orang dan sulit untuk dikendalikan.

Lebih tepatnya, ada beberapa point yang harus diikuti oleh masyarakat yang ingin menggelar pesta hajatan, diantaranya:

1. Jumlah pengunjung tidak lebih dari 50 %
2. Wajib pakai masker
3. Menyediakan tempat cuci tangan
4. Cek suhu badan
5. Menyediakan Hand Sanitizer
6. Orang sakit dilarang masuk
7. Dilakukan penyemprotan disenfektan
8. Jaga jarak aman
9. Membuat surat pernyataan
10. Konsumsi nasi kotak
11. Meniadakan hiburan malam. [tmc]

Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00