Rilis KPK, Bengkulu "Juara” Empat Terkorup Di Sumatera

Hukum  KAMIS, 25 JUNI 2020 , 07:47:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Rilis KPK, Bengkulu

Firli Bahuri dan Febri Diansyah/RMOL

RMOLBengkulu. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis 10 daerah instansi provinsi dengan angka korupsi tertinggi sejak lima tahun terakhir,  2014 hingga 2019.

Secara nasional, Provinsi Bengkulu menempati urutan kesepuluh daerah terkorup yang dicatat lembaga antirasuah tersebut.

Sedangkan di Pulau Sumatera, Lampung urutan ketiga setelah Sumatera Utara (64 kasus), Riau dan Kepulauan Riau (51 kasus), dan Lampung (30 kasus).

Selanjutnya, urutan keempat masing-masing 22 kasus di Bengkulu, dan Sumatera Selatan.

"Prestasi” Bengkulu masuk 10 besar terkorup dipaparkan KPK kepada gubernur se-Indonesia yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Rabu ( 24/6).

Kegiatan koordinasi tersebut disiarkan kanal resmi Youtube KPK.

Sambil memberikan pengarahan, Ketua KPK Firli Bahuri turut juga menampilkan slide data yang terpublish di kanal Youtube tersebut.

Dalam slide data tersebut terdapat 10 instansi/provinsi dengan angka korupsi tertinggi sejak 2014-2019, salah satunya Lampung yang menempati peringkat delapan.

Firli mengatakan korupsi didominasi pengadaan fee proyek atau pengadaan barang dan jasa.

"Ada 121 daerah (kabupaten/kota) dan 21 gubernur terlibat fee pengadaan barang jasa. Saya enggak mau lagi ada yang terjebak kasus korupsi karena fee proyek,” ujarnya dilaporkan Kantor Berita RMOLLampung.

Selain pengadaan barang dan jasa, beberapa area rawan korupsi, yakni rotasi, mutasi, rekrutmen pegawai, pemberian izin usaha, pemberian izin tambang, markup proyek, fee proyek, dan ketuk palu pengesahan APBD.

Data di Bengkulu, setidaknya ada tiga perkara operasi tangkap tangan KPK, di mana dua di antaranya adalah melibatkan eks kepala daerah yang dijadikan tersangka oleh KPK bahkan telah divonis.

Mereka adalah Eks Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, dan Eks Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud.

Kasus Lainnya adalah terkait suap proyek yang melibatkan Kasi Intel Kejati Bengkulu Parlin Purba, Pejabat Pembuat Komitmen Amin Anwari, dan Direktur PT Mukomuko Putra Selatan Manjuto, Murni Suhardi.

Data KPK Korupsi 2014-2019

1.Pemerintah Pusat (359 kasus).

2.Jawa Barat (101 kasus)

3.Jawa Timur (85 kasus)

4.Sumatera Utara (64 kasus)

5.DKI Jakarta (61 kasus)

6.Riau dan Kepulauan Riau (51 kasus)

7.Jawa Tengah (49 kasus)

8.Lampung (30 kasus)

9.Banten (24 kasus)

10. Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Bengkulu, Papua (22 kasus). [tmc]

Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00