Puluhan Kios Pedagang Pasar Panorama Mendadak Tutup, Ada Apa ?

Daerah  RABU, 24 JUNI 2020 , 18:32:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Puluhan Kios Pedagang Pasar Panorama Mendadak Tutup, Ada Apa ?

Nampak Beberapa Lapak Pedagang Yang Sengaja Ditutup Untuk Menghindari Rapid Test/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pemandangan tak biasa dan cukup menarik perhatian hari ini disaksikan di Pasar Tradisional Panorama, Kota Bengkulu hari ini. Pasalnya puluhan pedagang yang sehari-harinya biasa berjualan mendadak kompak menutup semua lapak dagangannya. Lalu apa sebenarnya penyebab tutupnya puluhan lapak pedagang ini ?.

Pantauan RMOLBengkulu di lapangan, puluhan pedagang di Pasar Panorama ini diduga takut karena hari ini tim gabungan gugus tugas covid-19 Provinsi dan Kota Bengkulu akan datang dan melakukan rapid test kepada para pedagang.

Salah satu pedagang yang masih membuka kios, Rita bahkan mengaku terkejut melilhat kios dan lapak-lapak di lokasi tempatnya berjualan tersebut banyak yang tutup. Menurutnya para pedagang takut di rapid test sehingga memilih untuk tidak berjualan.

"Saya juga nggak paham, mungkin karena kemarin isunya katanya diharuskan rapid test. Jadi sebagian pedagang malah ketakutan, sebenarnya aneh kalau kata saya, kalau memang sakit diobati, syukur syukur kita sehat, saya juga kaget, kok tutup semua, kayaknya ini imbas dari kemarin," ungkapnya saat diwawancarai awak media, Rabu (24/06).

Dinkes Kota Bengkulu sendiri memang sudah mengagendakan untuk melakukan rapid test terhadap ratusan pedagang di Pasar Panorama Bengkulu. Hal itu dilakukan sebagai salah satu langkah tracking pasca ditemukannya 2 orang pasien positif corona yang biasa beraktivitas di pasar tersebut.

Bahkan hasil rapid test yang dilakukan petugas medis dari Puskesmas Jembatan Kecil, Kota Bengkulu dua hari yang lalu ditemukan 7 kasus reaktif. Saat ini ketujuh pedagang tersebut sudah ambil swab dan tinggal menunggu hasil uji laboratorium.

Senada, salah satu pedagang pakaian, Kaka juga merasa heran dengan banyaknya kios pedagang yang tutup. Dirinya menyebut jika para pedagang kemungkinan besar takut untuk di rapid test. Apalagi dua hari yang lalu ditemukan 7 kasus reaktif di pasar tersebut.

"Sepertinya mereka takut sama rapid test ini, apalagi kemaren kan sudah ada 2 orang pedagang sini yang positif corona," ungkapnya. [ogi]


Komentar Pembaca
Anies Baswedan Positif Covid-19

Anies Baswedan Positif Covid-19

SELASA, 01 DESEMBER 2020 , 11:51:49

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang
PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 , 10:58:48

Tidak Ingin Persatuan Hilang

Tidak Ingin Persatuan Hilang

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 , 07:51:00

Banyak Bangunan-Bangunan Terbengkalai Di Kaur

Banyak Bangunan-Bangunan Terbengkalai Di Kaur

JUM'AT, 02 OKTOBER 2020 , 19:11:00

H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu