Awas, Bansos Covid-19 Rawan Disusupi Kepentingan Pilkada 2020

Daerah  SELASA, 23 JUNI 2020 , 07:18:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Awas, Bansos Covid-19 Rawan Disusupi Kepentingan Pilkada 2020

Ketua DPD Perindo Kabupaten Lebong, Chairil Baiti

RMOLBengkulu. Ketua DPD Perindo Kabupaten Lebong, Chairil Baiti mengajak semua pihak termasuk Pemkab Lebong agar benar-benar bekerja ikhlas dalam menghadapi pandemi Covid-19 termasuk dalam pengananan masyarakat terdampak.

Ia khwatir, penyaluran bantuan besar-besaran dari pemerintah kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19, rawan disalahgunakan untuk kepentingan politik, khususnya jelang Pilkada 2020.

"Bantuan untuk masyarakat terdampak yang telah dialokasikan anggaran besar oleh Pemerintah Pusat yang penyalurannya di daerah jangan sampai ditunggangi kampanye kepala daerah untuk kepentingan menghadapi Pilkada serentak tahu 2020," katanya, Minggu (19/4) siang.

Dia mengaku, pemerintah harus segera menentukan langkah strategis yang akan diambil, untuk memastikan penyaluran bantuan bahan pokok bisa diterima masyarakat sebelum masuki tahapan Pilkada.

Bahkan, dia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), aparat penegak hukum, serta Bawaslu memonitor proses pendistribusian dana bantuan Covid 19 dari APBN maupun APBD Lebong jangan sampai ada penyimpangan dan tidak tepat sasaran, sesuai intruksi presiden Jokowi.

Tak hanya itu, mantan anggota DPRD Lebong ini juga berharap agar masyarakat tidak mudah bereaksi bisa ada keterlambatan pemerintah daerah menyalurkan bantuan.

"Bantuan Covid-19 harus disalurkan sebelum pilkada digelar. Karena memang situasi sekarang sangat pas disalurkan mengingat adanya penanganan Covid-19. Pun, kalau ada keterlambatan, jangan langsung protes atau menjadi tidak terkontrol emosi," bebernya.

Menurutnya, Pilkada serentak akan digelar 9 Desember 2020, maka beberapa bulan menjelang pencoblosan, pihak terkait harus proaktif mengawasi penyaluran bansos agar tepat sasaran. Baik itu panitia pengawas pemilu, LSM, media maupun masyarakat secara luas.

"Masyarakat juga jangan terlena atas bantuan yang disalurkan. Masyarakat harus kritis, jangan mau diperdaya oleh oknum-oknum yang ingin mengambil kesempatan dalam pandemi Covid-19 untuk kepentingan politiknya,” pungkasnya. [tmc]



Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00