Anggota PPK Topos Predator Anak Terancam Dicopot

Hukum  JUM'AT, 05 JUNI 2020 , 07:36:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Anggota PPK Topos Predator Anak Terancam Dicopot

BD saat dimintai keferangan oleh pihak kepolisian/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Penyelenggara Pilkada adhoc Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten Lebong atau tepatnya satu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Topos, berinisial BD (25) bakal dicopot .

Itupun, setelah pria yang juga merangkap sebagai guru honorer SD tersebut ditangkap kepolisian, dalam kasus dugaan tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur.

Ketua KPU Kabupaten Lebong, Shalahuddin Al Khidhr melalui Ketua Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM), Effan Lavandes menjelaskan, dimungkinkan setiap anggota penyelenggara ad hoc yang tersandung kasus hukum akan dilakukan pergantian  antar waktu (PAW).

"Kita masih petunjuk dari provinsi. Yang jelas, kita hormati saja proses hukum yang ada. Kalau memang sudah terbukti maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan PAW," katanya, Kamis (4/6).

Kendati begitu, Effan mengaku tak lepas tangan ihwal itu. Apalagi, terduga pelaku itu masih berstatus anggota PPK Topos. Meskipun saat ini tengah dinonaktifkan sementara karena adanya pandemi virus corona.

Dia menerangkan, keputusan PAW atau tidaknya, akan ditentukan melalui rapat pleno KPU Lebong. Sedianya, pengganti adalah PPK cadangan yang berada di urut nomor 6.

"Kita akan berkoordinasi dengan Polres. Kalau memang sudah otomatis, maka kita akan menggelar rapat pleno di KPU," tuturnya.

Baca juga: Korban Predator Anak Bertambah Di Lebong, Ini Pengakuan Keluarga Korban

Terpisah, Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur didampingi Kasat Reskrim Iptu Andi Ahmad Bustanil menambahkan, saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Lebong.

Dia mengaku, terduga pelaku masih dilakukan pemeriksaan intestif oleh penyidik Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Lebong.

"Belum, tapi sudah kita amankan. Bukti sudah cukup, tinggal penetapan tersangka. Sekarang masih pemeriksaan intensif," demikian kasat.

Untuk diketahui, BD digelandang ke Mapolres Lebong, Kamis (4/6) kemarin. Ia diamankan lantaran menjadi terduga pelaku kebiadaban seks menyimpang kepada salah satu anak piatu tersebut, sebut saja Boy (12).

Dari sumber yang berhasil dihimpun RMOLBengkulu, korban disinyalir lebih dari satu. Dari pendalaman polisi BD juga diduga pernah mencabuli seorang siswa lainnya di salah satu SD, sebut saja Doi (samaran) yang masih berusia 12 tahun. [tmc]



Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00