Benarkah Pintu Masuk Dan Keluar Zona Hijau Lebong Hanya Bisa Dijebol ASN?

Daerah  SELASA, 26 MEI 2020 , 18:56:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Benarkah Pintu Masuk Dan Keluar Zona Hijau Lebong Hanya Bisa Dijebol ASN?

Pintu masuk Lebong-Rejang Lebong ditutup/Ist

RMOLBengkulu. Pemerintah Kabupaten Lebong menutup dua pintu masuk di perbatasan. Hal itu dilakukan untuk memperkecil bebasnya masuk orang dari kabupaten lain untuk mencegah meluasnya wabah corona.

Informasi yang diperoleh, penutupan mulai diterapkan selama lima hari atau dari tanggal 23 hingga 27 Mei 2020, yakni di jalur atau lintasan Lebong menghubungkan Kabupaten Rejang Lebong, dan jalur penghubung dari Lebong dengan Bengkulu Utara.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran Bupati Lebong tentang Surat Edaran Bersama Upaya Pencegahan Covid-19 dan Mempertahankan Zona Hijau Kabupaten Lebong tertanggal 19 Mei 2020.

Teranyar, penyekatan di posko perbatasan antara Kabupaten Leb0ong menuju Rejang Lebong, tengah dipertaruhkan. Pasalnya, kemarin (25/5) banyak beredar nama-nama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Lebong bisa menjebol posko perbatasan yang tengah ditutup tersebut.

Padahal, sebelumnya melalui surat edaran seluruh pihak tidak diperbolehkan lewat kecuali bersifat urgency dan emergency.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur menjelaskan, jika para ASN bisa menembus posko tersebut lantaran bersifat urgency.

"Penjelasan saya tentang urgency dan emergency sudah jelas. Yang urgensi yang saya contohkan ASN, TNI, dan Polri.Yang emergency saya contohkan jenazah dan orang sakit. Betul ngak," katanya, Selasa (26/5) siang.

Dia mengaku, apabila seluruh ASN tersebut dilarang melintasi posko yang sudah ditutup total tersebut. Ia khawatir akan berimbas pada kedisiplinan kerja para ASN. Menyusul terhitung, Selasa (26/5) seluruh abdi negara sudah kembali masuk kerja.

"Kalau sore kemaren kami larang ASN masuk, dia mau apel paginya bagaimana caranya? Itulah dimaksud dengan urgency dan emergency," bebernya.

"Maka kemaren saya umumkan, saya kasih contoh ASN, TNI, Polri gitu loh. Kalau pekerjaan mereka (ASN) ada kebijaksanaan," lanjut dia menambahkan.

Sementara itu, data yang berhasil dihimpun di lapangan, seluruh ASN yang terdata lalu lalang melewati posko tersebut beragam alasan. Mulai dari keperluan pulang kerumah, kerja, pulang dinas, hingga keluar daerah.

Terkait hal itu, kapolres menegaskan, bagi ASN yang keluar daerah tidak akan diperkenankan kembali masuk Lebong hingga Rabu (27/5) besok.

"Yang jelas, kalau orang keluar nanti kami akan tanya. Kamu akan kembali lagi ngak? Kalau kembali lagi, sampai hari Rabu (27/5) kamu ngak bisa kembali lagi. Kalau kembali lagi (sebelum hari rabu), kamu ngak bisa kembali," ungkapnya.

Kemudian, Koordinator Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Daerah Kabupaten Lebong, Fakhrurrozi turut juga menyayangkan banyak ASN yang tidak disiplin terhadap keputusan bersama tersebut.

Ia menilai untuk diikuti tidaknya anjuran larangan keluar-masuk, kembali pada kesadaran ASN itu sendiri.

"Soal efektif tidaknya tergantung kepada kedispilinan ASN itu sendiri, apakah mematuhinya atau mengikuti saran-saran atau imbauan dan arahan yang diberikan pemerintah," sesalnya.

Terlebih lagi, katanya, penututan akses pintu masuk dan keluar itu telah disampaikan melalui surat edaran bersama.

"Tidak mungkin kita awasi gerak-gerik mereka salama 24 jam. Seyogianya, kita sebagai ASN lah yang memberi contoh dengan kesadaran sendiri. Tanpa harus dilarang," ungkapnya.

Terpisah, Anggota DPRD Lebong, Gunadi Mursalin, turut juga menyayangkan atas keputusan tersebut. Sebab, menurutnya seluruh ASN melintasi posko tersebut tidak bersifat urgency.

"Saya harap Bupati atau Sekda memberi sanksi tegas kepada ASN-ASN tersebut, yang seharusnya para ASN tersebut memberi contoh kedisiplinan kepada masyarakat tapi nyatanya mereka juga lah yang mengingkar kesepakatan bersama tersebut," tegasnya. [tmc]



Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00