Kepergok Curi Jengkol, Pelaku Malah Ancam Dan Memukul

Daerah  SELASA, 26 MEI 2020 , 15:30:00 WIB | LAPORAN: SANDRI

Kepergok Curi Jengkol, Pelaku Malah Ancam Dan Memukul

Buah Jengkol/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Buah jengkol salah satu makanan yang banyak diminati oleh masyarakat membuat harga jualnya cukup tinggi, bahkan saat ini mencapai lebih dari Rp 20 ribuan per kilo, namun tidak sedikit orang tidak bertanggungjawab melakukan perbuatan tindak pidana pencurian.

Seperti yang dilakukan TS (22) warga Desa Merambung, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). TS melakuka pencurian buah jengkol milik Wasim (70) yang juga satu desa dengan pelaku.

Namun naas bagi Wasim, saat dirinya memergoki diduga pelaku malah mendapat pukulan dan mengancam korban agar tidak melaporkan pelaku. Sehingga dirinya mengalami luka lebam di bagian kepala akibat dipukul dengan benda keras. Tak terima atas perbuatan pelaku, pihak korban melaporkan perkara tersebut ke pihak yang berwajib.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata melalui Kapolsek Pino Iptu Saryono, membenarkan adanya laporan tindak pidana pencurian dan kekerasan di wilayahnya pada hari Senin (25/05) lalu, bahkan pihaknya pada saat ini sedang memproses laporan tersebut. Dan akan memanggil pelaku untuk di mintai keterangan.

"Ya benar, laporan sudah kami terima atas perbuatan pelaku korban mengalami luka kening sebelah kanan, untuk proses selanjutnya kita akan memanggil pelaku dan saksi untuk di mintai keterangan lebih lanjut," kata Iptu Saryono.

Dijelaskannya Kapolsek, pada saat korban bersama istrinya pergi ke kebun sawit miliknya, bertemu dengan pelaku yang saat itu membawa karung, karena curiga, korban memeriksa isi karung tersebut, setelah di periksa ternyata isi dari karung itu buah jengkol. Pada saat itu la terjadi cecok, ancaman dari pelaku dan berakhir dengan pukulan sebilah kayu.

"Korban sempat diancam dan dipukul dengan kayu oleh pelaku, setelah dipukul korban pergi meninggalkan pelaku," jelas Saryono.

Sementara itu, sekertaris desa (Sekdes) Merambung saat dikonfirmasi mengatakan, telah memanggil yang bersangkutan untuk menghindari perpanjangan keributan, namun dari pihak keluarga korban tidak menerima perbuatan yang minimpa keluarganya dan akan menempuh proses hukum yang berlaku.

"Untuk pelaku dan korban sudah kita mediasi untuk berdamai, namun anak korban menolak dan memilih untuk menempuh jalur hukum, sedangkan untuk jengkol yang dicuri memang milik Wasim," tutup Bambang. [ogi]


Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00