Jelang Lebaran, Dinas Pangan Turunkan Tim Pantau Peredaran Daging

Pemerintah Kota Bengkulu  JUM'AT, 22 MEI 2020 , 18:51:00 WIB | LAPORAN: AJI FAISAL

Jelang Lebaran, Dinas Pangan Turunkan Tim Pantau Peredaran Daging

Kabid Peternakan, Hauliantua Pohan Bersama Kadis Pangan Dan Pertanian Kota, Syahrul Tamzie Saat Diwawancarai Awak Media/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Dinas Pangan dan Pertanian  Kota Bengkulu mengerahkan tim untuk turun langsung memantau peredaran daging yang dijual di pasar. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya oknum-oknum pedagang nakal yang menjual daging tidak sehat.

Dalam kesempatan tersebut Kadis Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Syahrul Tamzie didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan hewan, Hauliantua Pohan bersama dengan tim Rumah Potong Hewan (RPH) memeriksa satu per satu kios daging yang ada di Pasar Minggu.

Kabid Peternakan, Hauliantua Pohan mengatakan jika kedatangan dirinya bersama tim ke pasar bertujuan untuk memastikan agar daging-daging yang dijual dalam kondisi sehat dan sesuai dengan aturan.

"Menjelang lebaran memang biasanya permintaan daging itu menjadi tinggi, itulah yang sering dijadikan oleh pedagang nakal untuk mencari keuntungan dengan cara yang salah. Hari ini kita memastikan bahwa daging yang dijual disini  itu layak dan sehat untuk di konsumsi," katanya usai memeriksa kios daging di Pasar Minggu, Jumat (22/05).

Ia pun memberikan tips untuk membedakan antara daging sapi dan daging babi  kepada masyarakat yang hendak berbelanja ke pasar.

"Masyarakat memang harus lebih teliti dalam memilih daging, apalagi dalam kondisi ramai seperti sekarang. Daging sapi yang sehat itu warnanya kemerahan, tekstur dagingnya kenyal. Sangat berbeda dengan warna daging babi yang berwarna merah muda, lemaknya sangat lembut dan bau anyirnya itu sangat khas," jelasnya.

Selain teliti dalam memilih daging yang berkualitas, masyarakat juga diminta untuk tidak tergiur jika ada pedagang yang menjual daging sapi dengan harga miring dibawah dengan harga jual normal.

"Masyarakat juga jangan tergiur dengan harga daging yang miring, kalau selisihnya sampai 30 ribu dengan harga normal, patut dicurigai ada yang salah," ucapnya.

Untuk diketahui, bahwa RMOLBengkulu di bawah ini telah merangkum ciri-ciri dan perbedaan antara daging sapi, celeng dan sapi. Berikut perbedaan dari ketiga daging tersebut :

1. Daging sapi sehat
       Warnanya merah tua, serat dagingnya kasar dan rapat, tekstur daging kenyal, lemak didaging tebal dan keras aroma daging khas bau sapi. PH daging sapi normal berada diantara 5,4 sampai 5,8.

2. Daging babi
      Warnanya merah pucat, serat daging halus dan renggang, tekstur daging sangat lunak, lemak di daging tebal dan lunak dan aromanya pun amis khas bau babi.

3. Daging celeng
       Daging berwarna merah muda, serat daging agak kasar, tekstur daging lunak, lemak di daging tipis serta aroma daging pun amis dan anyir. [tmc]

Komentar Pembaca
Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

KAMIS, 26 MARET 2020 , 17:46:00