Kasi Pidsus Diganti, Jaksa Temukan Kekurangan Volume Pada Proyek Rp 1,2 M

Hukum  SENIN, 18 MEI 2020 , 19:50:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Kasi Pidsus Diganti, Jaksa Temukan Kekurangan Volume Pada Proyek Rp 1,2 M

Eddy Sugandi Tahir/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin melakukan promosi dan mutasi di lingkungan Korps Adyaksa Kabupaten Lebong menjelang lebaran alias Idul Fitri 1441 H.

Adapun pejabat yang diganti adalah Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lebong, Eddy Sugandi Tahir.

Ia dipromosi menjadi Kepala Cabang Kejari Payakumbuh di Pangkalan Kotabaru. Sedangkan, posisinya digantikan Ronald Thomas Mendrofa yang sebelumnya menjabat Kasi Pidum Kejari Bima.

Pergantian itu berdasarkan Lampiran Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia dengan nomor: KEP-IV-334/C.4/05/2020 tertanggal 12 Mei 2020.

Saat dikonfirmasi, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Lebong, Eddy Sugandi Tahir membenarkan informasi tersebut.

Pada kesempatan itu, ia memberi pesan agar Pemkab Lebong terus bersinergi dengan instansi vertikal dalam penegakan hukum di Bumi Swarang Patang Stumang.

Dia mengaku, selama ini pihaknya fokus pada pencegahan di daerah itu ketimbang melakukan penindakan.

Namun, apabila ada oknum-oknum masih ngotot melakukan tindak pidana korupsi, maka pihaknya akan melakukan penindakan sebagai efek jera.

 "Sebagaimana yang diamanahkan dalam petunjuk Jaksa Agung, saat ini kita mengedepankan pencegahan khususnya tindak pidana korupsi, agar tidak (terjadi) lagi di Kabupaten Lebong. Akan tetapi tidak juga menghilangkan penindakan," bebernya.

Sudah Tangani Sejumlah Kasus Korupsi

Lebih jauh, ia mengaku, selama setahun bertugas di daerah itu, ada beberapa kasus Tindak Pidana Korupsi yang ditanganinya hingga dinyatakan inkrah.

Misalnya kasus korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Air Kopras Tahun Anggaran (TA) 2016 dengan pagu senilai Rp 790 juta. Dalam kasus ini, satu mantan Kepala Desa (Kades) Air Kopras berhasil dijebloskan ke dalam jeruji besi.

Kemudian, kasus dugaan tindak pidana korupsi pemotongan kegiatan vakasi penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) jenjang SD dan SMP TA 2017 lalu di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lebong. Di mana satu pejabat Dikbud ditetapkan sebagai tersangka.

Kedua kasus tersebut dinyatakan inkrah. Sedangkan, satu perkara lagi, yakni dugaan korupsi ADD dan DD oleh mantan Kades Nangai Amen pada TA 2018, masih dalam proses banding di pengadilan tipikor Bengkulu.

"Kasus selama setahun belakangan ini yang ditangani yakni tindak pidana korupsi desa Nangai Amen yang saat ini masih dalam upaya hukum banding, sidangnya dinas pendidikan dan kebudayaan dan sidangnya desa Air Kopras tersebut sudah ikrah," bebernya.

Jaksa Temukan Kekurangan Volume Dan Tidak Sesuai Spek Proyek Rp 1,2 Miliar

Sementara itu, ia mengaku, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan pada dugaan korupsi pembangunan res area Bedan Kileak oleh Dinas Perkim Provinsi Bengkulu yang teletak di Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang.

Di mana dalam proyek senilai Rp 1,2 Miliar itu pihak jaksa menemukan adanya dugaan perbuatan melawan hukum.

Dari hasil penyelidikan sementara, pihak jaksa menemukan adanya kekurangan volume dan tidak sesuai spek pada kegiatan fisik yang dibangun tahun 2018 lalu tersebut.

"Indikasi sudah kita temukan pada fisik. Ada indikasi kerugian. Di mana kita temukan adanya kekurangan volume, dan tidak sesuai dengan spek," ucapnya.

Dia menjelaskan, seluruh saksi sudah diperiksa. Terutama pejabat Dinas Perkim Provinsi Bengkulu yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Saat ini, lanjut Gandi, penyelidikan dihentikan sementara lantaran saat ini pemerintah tengah menghadapi ancaman Covid-19.

"Res Area Bedan Kileak yang di Rimbo Pengadang sedang dalam penyelidikan pidsus, tetapi sekarang dalam keadaan Covid-19. Petunjuk pimpinan sementara hanya pengumpulan data saja sampai habis masa darurat," tuturnya. [tmc]



Komentar Pembaca
Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

KAMIS, 26 MARET 2020 , 17:46:00