Acuan Data 2015, Bantuan Covid-19 Dinilai Tidak Tepat Sasaran

Daerah  RABU, 13 MEI 2020 , 04:33:00 WIB | LAPORAN: SANDRI

Acuan Data 2015, Bantuan Covid-19 Dinilai Tidak Tepat Sasaran

Gusnan Mulyadi/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Bantuan pemerintah pusat untuk warga terdampak virus Corona, mulai disalurkan. Namun sayangnya bantuan sosial tunai dari Kemensos berupa uang tunai Rp 600 ribu per bulan itu dinilai banyak yang tidak tepat sasaran.

Itupun lantaran data para penerima bantuan tersebut mengacu data lama alias data tahun 2015 lalu. Penyaluran berlangsung dikantor Pos Kota Manna Bengkulu Selatan (BS).

Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyandi mengatakan, setelah ditelusuri kriteria penerima bantuan dianggap tidak tepat sasaran. Sebab, ia menerima laporan dari masyarakat banyak penerima bantuan dianggap mampu.

"Memang bantuan dari kementerian yang disalurkan sekarang, banyak yang kurang tepat sasaran, sebab. Data para penerima saat ini masih menggunakan data di tahun 2015, kita cukup menyadari itu," kata Bupati BS Gusnan Mulyadi saat dikonfirmasi awak media, Selasa (12/5) kemarin.

Dijelaskannya, tidak tepat sasaran itu karena masyarakat menggunakan data tahun 2015 lalu. Namun demikian, pihaknya mengajukan revisi data terbaru ke kementerian.

"Kita juga menyangkan kalau penerima banyak yang mampu.  Untuk data terbaru kita sudah pernah mengajukan revisi, namun saat ini belum disetujui oleh pemerintah pusat," jelas Gusnan.

Dia juga meminta, kepala desa mengakomodir melalui Dana Desa (DD) apabila ada warganya tidak menerima bantuan tersebut.

"Kepala desa tidak boleh berdiam diri saja, bagi yang tidak dapat itulah tugas kepala desa, itulah guna BLT dana desa ambil alih itu," pungkasnya. [tmc]

Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00