Polisi Larang Penggunaan Petasan Di Bulan Ramadan Hingga Lebaran

Daerah  SABTU, 09 MEI 2020 , 04:16:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Polisi Larang Penggunaan Petasan Di Bulan Ramadan Hingga Lebaran

Ilustrasi petasan/Net

RMOLBengkulu. Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur melalui Kabag Ops Polres Lebong, AKP Rafenil Yaumil Rahman menegaskan, pihaknya gencar menciptakan situasi aman, nyaman dan kondusif selama bulan suci ramadan pihaknya gencar merazia petasan atau mercon pada setiap pedagang penjual kembang api.

Tak hanya itu, ia menjelaskan, banyak pedagang dadakan yang meraup untung dengan menjual kembang api. Namun tidak menutup kemungkinan mereka juga menjual barang berbahaya seperti mercon atau petasan dengan daya ledak tinggi.

"Kita imbau kepada para pedagang, agar tidak menjual jenis petasan atau mercon yang meledak. Barang tersebut, selain membayakan diri sendiri juga bahaya pada orang lain," kata Rafenil, Jum'at (8/5).

Namun, ucapnya, masyarakat tetap diperbolehkan untuk menyalakan kembang api itupun dengan ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi oleh masyarakat, satu diantaranya kembang api yang memiliki ukuran yang kecil.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait apakah nantinya akan dilakukan takbir keliling atau tidak.

"Jika nanti akan ada takbir keliling maka kami siap untuk mengamankannya dan akan memberlakukan pengalihan jalur, kita masih menunggu apakah ada takbir keliling atau tidak mengingat sekarang situasi penanganan Covid-19" tuturnya. [tmc]



Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00