9 Jam Fuso Terguling, Sebabkan Arus Lalu Lintas Macet Panjang

Daerah  SELASA, 05 MEI 2020 , 17:43:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

9 Jam Fuso Terguling, Sebabkan Arus Lalu Lintas Macet Panjang

Tampak fuso terguling/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Fuso Interkuler muatan besi milik PT Mega Power yang terbalik di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang, atau tepatnya sebelum  lokasi galian C milik Hamdan, berhasil dievakuasi. Perlu waktu 9 jam untuk menyingkirkan badan kendaraan besar itu dari badan jalan provinsi tersebut.

Kendaraan roda sepuluh dengan nomor polisi BK 9039 LU tersebut dikendarai Erison Situmeang (29) asal Huta Bakaran Batu Kecamatan Sidamanik Simalungun Sumateta Utara, bersama penumpang Lubis (57) warga Talang Benih Kecamatan Curup Kota Kabupaten Rejang Lebong.

Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur melalui Kasat Lantas AKP Panehan didampingi Kapolsek Rimbo Pengadang, Iptu Suroso mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (5/5).

Sebelumnya Fuso ini melaju dari Rejang Lebong menuju Lebong. Sesampai di lokasi, rem mendadak blong karena membawa muatan yang begitu berat.

Kemudian fuso muatan besi itu pun gagal dikendalikan. Akibatnya, fuso langsung hilang keseimbangan dan terguling di sebelah kanan jalan.

"Fuso tersebut terbalik sekitar pukul 03.00 WIB, di jalan Curup-Muara Aman atau Desa Talang Ratu dan barang yang bawa bececeran di jalan berupa besi sehingga mengganggu arus lalu lintas Curup menuju Muara Aman dan sebaliknya," ucapnya.

Akibat kecelakaan jadian ini, arus lalu lintas sempat macet panjang. Kemacetan berlangsung kurang lebih empat jam. Atau persisnya dari pukul 06.00 hingga 10.00 WIB ketika sejumlah pengendara hendak melintas.

Fuso ini sendiri asal Medan dengan tujuan menuju ke PT Mega Power yang terletak di Desa Tunggang Kecamatan Lebong Utara. Di lokasi, panjang antrean kendaraan mencapai sekitar 1 km.

"Untuk jalan lintas Curup menuju Muara Aman dapat dilalui satu jalur dengan kendaran roda dua, dan roda empat, namun untuk mobil truk belum bisa lewat dan kapolsek beserta personil polsek Rimbo Pengadang dan pers lantas polres Lebong melakukan pengamanan dan mengatur lalu lintas dikarenakan masih dilakukan evaluasi terhadap mobil tersebut," sambungnya

Muatan fuso, yakni besi berceceran di badan jalan. Meski tidak ada korban jiwa namun hal itu memicu kemacetan cukup panjang.

Namun dari kondisinya, terlihat sopir fuso nahas itu dalam keadaan selamat tanpa luka serius. Tak lama berselang, tim kepolisian datang untuk melakukan pengamanan arus. Sekitar pukul 12.05 WIB fuso berhasil dievakuasi menggunakan alat excavator milik pengusaha galian C setempat.

"Sekarang sudah dievakuasi pakai alat berat excavator milik pak Hamdan. Akibat kejadian ini, untuk sementara surat dan SIM mobil diamankan dulu di polsek," tuturnya. [tmc]



Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00