50 Persen Anggaran OPD Akan Dialihkan

Nusantara  RABU, 15 APRIL 2020 , 18:48:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

50 Persen Anggaran OPD Akan Dialihkan

Plt Kepala Bappeda Lebong, Robert Rio Mantovani melalui Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Partono

RMOLBengkulu. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Lebong berencana mengalihkan 50 persen anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lebong untuk penanganan wabah corona virus disease 2019 atau Covid-19.

Hal itu sebagaimana menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan dengan Nomor 119/2813/SJ, Nomor 177/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2020 dalam Rangka Penanganan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional.

SKB dua menteri ini ditandatangani pada 9 April 2020. Dengan kata lain, pemerintah diberi waktu menyampaikan laporan hingga 23 April 2020.

"Ya benar. Stabilitas keuangan negara lagi tidak stabil. Sehingga proyeksi pendapatan nasional turun drastis," kata Plt Kepala Bappeda Lebong, Robert Rio Mantovani melalui Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Partono, kemarin (14/4) siang.

Dia mengutarakan, refocusing anggaran yang dimaksud adalah anggaran yang digunakan untuk kegiatan fisik maupun kegiatan lainnya di OPD lingkup Pemkab Lebong. Semua bisa dialihkan dan dipergunakan untuk penanganan Covid-19. Termasuk anggaran perjalanan dinas hingga kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak.

Namun, kegiatan sudah berjalan tidak akan dilakukan refocusing alias perubahan. Misalnya, seperti kegiatan pembangunan fisik di sejumlah OPD yang sudah terkontrak dengan pihak rekanan.

"Masih kami kaji, mengingat ada beberapa kegiatan sudah terkontrak. Yang jelas, bisa pengalihan dan juga ada penyesuai dengan pendapatan daerah," sambungnya.

Dia mengaku, saat ini pihaknya masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait rincian dana transfer ke daerah itu. Itupun untuk menyesuaikan alokasi dana penanganan Covid-19.

Lebih jauh, saat ini rencana penggunaan dana untuk penanganan Covid-19 di daerah itu tercatat sebanyak Rp 34.898.102.028 untuk keperluan hingga Oktober 2020 mendatang.

"Masih dalam pembahasan, sementara 34,8 Miliar. Nanti kita liat perkembangannya," tuturnya. [tmc]



Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00