405 UMKM Dilaporkan Terdampak Covid-19, Mulai Dari Pedagang, Salon Hingga Organ Tunggal

Daerah  SENIN, 13 APRIL 2020 , 20:24:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

405 UMKM Dilaporkan Terdampak Covid-19, Mulai Dari Pedagang, Salon Hingga Organ Tunggal

Azhar/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Sedikitnya 405 usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di Kabupaten Lebong, dilaporkan terdampak pandemi Virus Corona alias Covid-19. Ratusan pengusaha itu mulai dari para pedagang, pemilik salon, hingga jasa hiburan organ tunggal.

Plt Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop-UKM), Aris Munandar melalui Kabid Koperasi dan Perdagangan, Azhar mengungkapkan, per tanggal 9 April 2020 terdapat 405 UMKM yang melaporkan terdampak Corona.

"Tahap awal yang sudah dilaporkan ke Pemerintah Pusat ada 405 UMKM. Kalaupun ada yang belum terdata, nanti kita koordinasi lagi ke Kementerian Koperasi dan UKM," kata Azhar, Senin (13/4).

Pihaknya masih melakukan pendataan UMKM yang terdampak Covid-19 dan melaporkan ke Kementerian Koperasi dan UKM. Sedianya, apakah ada bantuan atau tidak itupun tergantung pemerintah pusat.

"Kita hanya minta didata oleh pusat. Kalau masalah bantuan itu ranahnya pusat," sambungnya.

Ia menyarankan, bagi pelaku UMKM yang terdampak bisa melaporkan ke Dinas Perindagkop-UKM. Teknisnya sendiri tinggal mengisi blanko yang sudah disiapkan pihaknya, atau melaporkan secara tertulis.

"Kita pantau saja kebijakan nasional terkait ini. Kan sudah jelas ada relaksasi, misalnya yang punya utang ke bank atau lembaga keuangan agar lembaga kejangan tersebut tidak melakukan penagihan. Jadi arti relaksasi disitu maksudnya," tuturnya. [tmc]



Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00