Umat Katolik Sepakat Rayakan Paskah Di Rumah

Politik  JUM'AT, 10 APRIL 2020 , 14:05:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Umat Katolik Sepakat Rayakan Paskah Di Rumah

Ilustrasi/Net

RMOLBengkulu. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dikeluarkan pemerintah akan ditaati oleh umat Katolik di Indonesia, terkhusus untuk tidak melaksanakan ibadah di gereja.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Urusan Agama Katolik Kementerian Agama FX Rudy Andrianto mengatakan, pihaknya telah bersepakat dengan pengurus gereja Nasrani terkait hal tersebut.

"Menyikapi perkembangan Covid-19 dari Ditjen Bimas Katolik Kemenag dan pihak gereja sepakat bahwa kita meniadakan semua kegiatan keagamaan kegerejaan yang bersifat mengumpulkan umat," ujar FX Rudy Andrianto di Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (10/4).

Kesepakatan itu, lanjut FX Rudy Andrianto juga berlaku untuk pelaksanaan rangkaian ibadah misa Pekan Suci, dan perayaan Paskah yang mulai dirayakan pada Jumat Agung hari ini.

Oleh karena itu, dia meminta umat Katolik tidak menghadiri misa secara langsung di gereja. Melainkan mengikuti misa melalui tayangan yang disiarkan secara online.

"Dengan catatan bahwa kita masih bisa merayakan di Gereja Katedral, di paroki dengan cara yang sederhana tanpa kehadiran umat. Untuk itu, kita akan memberikan pencerahan ataupun misa melalui online, live streaming Youtube, TVRI, RRI, dan sebagainya," ucap FX Rudy Andrianto.

"Untuk itu, di masa paskah ini, kita tetap berdoa dan menerima permasalahan Covid-19 ini dengan tetap di rumah. Berdoa saling mendoakan saling memperkuat, sehingga kita bisa cepat lepas dari kondisi ini," pungkasnya. dilansir RMOL.ID. [ogi]



Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00