Potensi Pajak Air Permukaan Tiga Perusahaan Dipetakan, Target 2,1 Miliar

Daerah  KAMIS, 09 APRIL 2020 , 07:40:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Potensi Pajak Air Permukaan Tiga Perusahaan Dipetakan, Target 2,1 Miliar

Ilustrasi/Net

RMOLBengkulu. Kantor UPTD PPD Samsat Lebong mengoptimalkan pemetaan terhadap penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) dari tiga perusahaan yang bergerak di bidang energi di Kabupaten Lebong.

Kepala UPTD PPD Samsat Lebong Hendri Setrisan melalui Kasi Penagihan, Permukaan dan Pelaporan, Ananto Supratno mengatakan, selain PT PLTA Tes dan PT MPM, tahun 2020 ini PT BTL turut juga akan beroperasi.

Melihat besarnya potensi pajak air permukaan di daerah itu, maka pihaknya memutuskan menaikan PAD PAP dari tiga perusahaan hingga Rp 2,1 milliar.

"Jadi, besarnya target ini karena ada satu perusahaan baru yang bulan Maret ini sudah mulai beroperasi, yaitu PT BTL," kata Ananto, kemarin (7/4).

Dia mengungkapkan, hingga Maret 2020 baru ada dua perusahaan merealisasikan PAD sektor PAP sebesar Rp 307.969.059. Kedua perusahaan itu adalah PT PLTA Tes dan PT MPM. Terhitung PAP bulan Desember 2019 hingga Febuari 2020.

"Artinya, selama tiga bulan PAD PAP dua perusahaan mencapai sebesar Rp 307 juta. Sedangkan, untuk PT BTL ini akan terhitung bulan Maret," lanjut dia.

Dia menjelaskan, PAD pajak air permukaan dari perusahaan itu telah disetorkan langsung oleh masing-masing perusahaan ke Rekening Kas Daerah (RKA) melalui bank Bengkulu tiap bulannya.

"Mudah-mudahan saja kedepan masih banyak lagi perusahaan yang dapat menyumbang PAD dari sektor pemanfaatan air permukaan," tuturnya.

Adapun rincian PAD PAP ratusan juta untuk periode tiga bulan tersebut, di antaranya pajak penggunaan air permukaan PT PLTA Tes pada bulan Desember tahun 2019 sebesar Rp 58,547.310 dengan produksi KWH dalam MW mencapai 11.71.

Kemudian pada bulan Januari 2020 PAD yang disumbang sebesar Rp 64.147.035 dengan produksi KWH dalam MW mencapai 12.83, serta untuk bulan Februari sebesar Rp 51.107.700 dengan produksi MW 10.22.

Sementara untuk PT Mega Power Mandiri (MPM) pajak penggunaan air permukaan pada bulan Desember tahun 2019 sebesar Rp 43.962.768.00 dengan produksi KWH dalam MW mencapai 7.33.

Lalu, pada bulan Januari 2020 Rp 46.716.084.00 dengan produksi KWH dalam MW mencapai 7.79, dan bulan Februari sebesar Rp 43.488.162.000 dengan produksi KWH dalam MW mencapai 7.25. [tmc]


Komentar Pembaca
Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

Petugas Di Garda Terdepan Antisipasi Covid-19

KAMIS, 26 MARET 2020 , 17:46:00