Pasangan SAHE Penuhi Panggilan Klarifikasi Soal Dukungan KTP

Daerah  KAMIS, 19 MARET 2020 , 18:38:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Pasangan SAHE Penuhi Panggilan Klarifikasi Soal Dukungan KTP

Sekretariat Gakkumdu Rejang Lebong/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Bakal calon bupati Rejang Lebong jalur perseorangan, Syamsul Efendi mendatangi sekretariat sentral penegakan hukum terpadu (Gakumdu) guna memenuhi panggilan Bawaslu Rejang Lebong terkait klarifikasi syarat dukungan B1 KWK yang menyangkut penyelenggara Pemilu.
"Kami hari ini sesuai surat pemanggilan, kami tlah bersedia sekaligus dapat hadir di sekretariat Gakumdu," kata Syamsul dikonfirmasi RMOLBengkulu di sekretariat Gakumdu, Kamis (19/3).

Dalam klarifikasi tersebut pihaknya telah menyampaikan keterangan atau informasi dengan sebenarnya tanpa mengada-ada, terlebih keterangan tersebut diambil diatas sumpah.

Terkait adanya syarat dukungan KTP penyelenggara Pemilu baik petugas Adhoc KPU maupun Bawaslu yang terinput dalam berkas yang diserahkan ke KPU sebelumnya, dijelaskan Syamsul hal itu terjadi sebelum pihaknya menerima petunjuk atau regulasi tentang pengumpulan KTP.

Saat masyarakat atau para pendukung mengetaui dirinya akan maju melalui jalur perseorangan, dan dirinya mulai mengumpulkan syarat dukungan KTP, dibeberkan dia, tak sedikit masyarakat yang mebyerahkan secara sukerala, bahkan ada yang menyerahkan tanpa bertemu langsung seperti diletakkan dibawah pintu rumah.

"Pada saat pengumpulan KTP saat itu kita belum menerima Juklak dan Juknis seperti apa, apakah KTP itu memenuhi syarat dukungan atau tidak," imbuhnya.

Atas temuan tersebut, pihaknya akan tetap mengikuti regulasi yang ada, namun pihaknya tetap akan berusaha agar masalah itu selesai dan pasangannya tetap maju melalui jalur perseorangan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Rejang Lebong, Dodi Hendra Supiarso mengungkapkan, piihaknya telah melakukan klarifikasi kepada pasangan Syamsul-Hendra (SAHE) terkait berkas dukungan KTP.

"Dalam klarifikasi ini kami ingin memastikan bahwa penyelenggara kami dalam posisi ini seperti apa, sehingga penting dilakukan klarifikasi terhadap pasangan calon," ternagnya.

Dalam proses klarifikasi itu disampaikan  Dodi, pihaknya juga memanggil langsung petugas Adhoc atau penyelenggara Pemilu yang namanya masuk dukungan perseorangan, yang kemudian mereka membuat surat pernyataan tidak mendukung serta diambil sumpah.

Dia menambahkan, setelah proses klarifikasi terhadap calon, selanjutnya pihaknya akan dibahas lebih lanjut di Gakumdu untuk memutuskan hasilnya. [ogi]


Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00