Sah, Pantai Panjang Sementara Waktu Dikelola Pemkot

Pemerintah Kota Bengkulu  RABU, 18 MARET 2020 , 18:56:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Sah, Pantai Panjang Sementara Waktu Dikelola Pemkot

Pemprov serahkan aset kawasan pesisir pantai panjang ke Pemkot Bengkulu/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, Rabu pagi (18/3) melakukan serah terima sementara pengelolaan bangunan pantai panjang Kota Bengkulu kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

Kegiatan pengalihan aset itu berlangsung di ruang Media Center Pemprov Bengkulu, dilakukan antara Sekretaris Daerah Pemprov Bengkulu, Hamka Sabri, dan Sekretaris Daerah Pemkot Bengkulu, Marjon.

Adapun penyerahan ini berdasarkan surat Gubernur Bengkulu nomor: 037/261/B.1/2020. Di mana isinya, yakni Pemprov Bengkulu selaku pihak pertama menyerahkan sementara pengelolaan Barang Milik Negara  (BMN) berupa bangunan kawasan pesisir Pantai Panjang Kota Bengkulu kepada pihak kedua, yaitu Pemkot Bengkulu.

Terhadap objek yang diserahkan tersebut meliputi pemeliharaan bangunan, penataan pedagang dan atau pelaku usaha, pengelolaan persampahan/kebersihan, pengaturan perparkiran, menjaga keamanaan dan ketertiban, serta penyediaan sarana penerangan.

Sekda Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri menjelaskan, bangunan yang dikerjakan pada tahun anggaran 2019 ini telah selesai, dengan panjang mencapai 200 meter.

Penyerahan tersebut masih berstatus sementara, pasalnya, tahap pertama pembangunan.

"Pemprov Bengkulu berkewajiban untuk menjaga, melakukan koordinasi, mengontrol kegiatan yang ada didalamnya. Maka pengelolaan ini diserahkan kepada Pemkot agar dapat mengatur pelaku ekonomi juga termasuk pengelolaan retribusi daerah bahkan pajak daerah. Namun kita tidak akan lepas tangan karena ini ikon Provinsi Bengkulu," kata Hamka Sabri, Rabu ,(18/3) kepada RMOLBengkulu.

Dirinya menambahkan, agar Pemkot Bengkulu mengelola wisata pasir putih ini dengan serius. Mengingat tahun ini menyosong, geliat visit wonderful Bengkulu 2020.
 
"Karena pembangunan kawasan itu akan kembali dilanjutkan, kita berharap aset ini dapat dijaga bersama," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW), Daniel Kuddi menjelaskan, tahap pertama pembangunan ini telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 9,5 miliar. Sedangkan untuk perencanaan dan pengawasan sebesar Rp 10 miliar yang dikucurkan di tahun 2019.

"Untuk proyek kita lanjutkan dari segmen dua hingga segmen delapan dengan anggaran dikucurkan sebesar Rp 36 miliar," ucap Daniel.

Lalu, pembangunan lanjutan ini rencananya akan dibangun sampai Hotel Rafles. Dengan mengusung konsep untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Bengkulu.

"Sementara ini sudah masuk proses lelang, dan untuk perkerjaannya sepanjang 7 kilometer yang ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini," pungkasnya

Kendati demikian, Sekda Pemkot Bengkulu, Marjon menjelaskan, setelah proses serah terima ini pihaknya akan siap maksimalkan pengelolaan kawasan tersebut. Termasuk juga melengkapi sarana dan prasarana yang dinilai masih kurang.

"Seperti keamanan, retribusi, dan kebersihan, kita akan lakukan giat patroli agar pedagang tidak berjualan ditempat sembarangan. Serta menyediakan tempat sampah yang memadai," tutup Marjon. [tmc]

Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00