Tanggapi Keluhan Masyarakat, Anggota DPRD BS Sidak SDN 92

Daerah  SELASA, 25 FEBRUARI 2020 , 18:40:00 WIB | LAPORAN: SANDRI

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Anggota DPRD BS Sidak SDN 92

Saat anggota komisi lll DPRD melihat keadaan sekolah/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Masyarakat Desa Telaga Dalam, Kecamatan Pino Raya keluhkan sekolah dasar (SD) 92, yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, menanggapi hal itu, all dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kabupaten Bengkulu Selatan (BS) melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat keadaan bangunan tempat anak-anak menuntut ilmu itu, Selasa (24/02).

Dikatakan Ketua komisi lll DPRD BS, Holman wajar saja masyarakat mengeluh dengan keadaan sekolah yang jauh dari layak, terlihat dari setiap ruangan tempat anak-anak belajar yang sangat tidak wajar.

"Sungguh sangat memprihatikan, kalau dari luar bangunan SD ini sama sekali tidak ada masalah, setelah di lihat dari dalam miris melihat keadaan setiap ruangan belajar ini," kata Holman sesuai melihat langsung kondisi SD 92 tersebut.

Sekolah yang berdiri pada tahun 1997 itu, hingga saat ini tak kunjung mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, terlebih lagi ada satu ruangan yang tidak bisa digunakan untuk belajar mengajar, sebab kondisi bangunan sudah cukup membahayakan, sehingga ada satu kelas yang digunakan untuk mengajar murid kelas 1 dan 2 dan digabung menjadi satu.

"Ini kan sekolah negeri, tempat anak-anak menuntut ilmu sebagai generasi penerus. Jadi permasalahan ini jangan dianggap sepele, besok akan kita panggil pihak Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, kepala sekolah, untuk mempertanyakan permasalahan untuk pembangunan sekolah ini," tegasnya.

Tidak hanya bangunan, di SDN 92 yang jumlah muridnya sebanyak 52 orang dan tenaga pengajar sebanyak 7 orang tersebut. Cukup banyak akar permasalahan yang berdampak pada murid-muridnya, seperti pada saat penerimaan siswa baru yang di haruskan untuk membawa kursi sendiri, sebab. Persediaan kursi hingga saat ini tidak mencukupi.

"Sangat di sayangkan sekali dengan keadaan ini, Dana dari pusat itu cukup banyak, mana pran pemerintah daerah untuk pembangunan sekolah, yang katanya pro terhadap pendidikan," keluhnya.

Sementara itu, Pito ketua komite SDN 92 itu menyampaikan, Bahwa pihaknya sudah berulangkali mengajukan permohonan bantuan dan pambangunan  kepada Dikbud BS, akan tetapi harapan untuk di bangun dan di berikan bantuan hingga saat ini tak kunjung datang.

"Sudah tiga tahun belakangan ini setiap murid baru harus membawa kursi sendiri, karena kursi yang ada di sekolah ini sudah rusak. Dan di sekolah kami ini belum pernah terpantau oleh pemerintah daerah  padahal kondisinya saat ini cukup memprihatinkan," pungkas Pito yang baru 4 bulan diangkat sebagai ketua Komite SDN 92 itu. [ogi]

Tonton videonya


Komentar Pembaca
Senyum Prabowo Airlangga

Senyum Prabowo Airlangga

SELASA, 07 JULI 2020 , 08:15:00

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

Kepal Cegah Covid-19 RMOL Rescue

SABTU, 04 APRIL 2020 , 17:43:00

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

China Kibarkan Bendera Setengah Tiang

SABTU, 04 APRIL 2020 , 07:39:00