Hilang Kendali Saat Bonceng Tiga Tanpa Helm, Dua PNS Dan Warga Laka Tunggal

Daerah  SABTU, 22 FEBRUARI 2020 , 08:49:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Hilang Kendali Saat Bonceng Tiga Tanpa Helm, Dua PNS Dan Warga Laka Tunggal

Ketiga korban saat dilarikan ke UGD RSUD Lebong/Net

RMOLBengkulu. Kecelakaan yang menimpa dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Lebong, pukul 17.05 WIB, Jum'at (21/2) kemarin, tepatnya di ruas jalan Desa Semelako Atas Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong.

Kedua ASN tersebut adalah Seva (40) warga Karang Dapo Bawah Kecamatan Bingin Kuning, dan Destri (30) warga Kelurahan Tes Kecamatan Lebong Selatan.

Sedangkan, satu lagi adalah Dwi (38) yang berkerja sebagai petani asal Desa Semelako Satu.

Kecelakaan tunggal ini dikarenakan pengendara sepeda motor Honda Beat warna orange dengan nomor polisi (nopol) BD 5454 CG tersebut, tidak dapat menguasai kendaraan saat melaju di jalan yang kondisinya bertebing.

Diketahui, pengendara melaju dari arah Desa Danau Liang menuju Desa Semelako. Hanya saja, setiba di turunan tajam Desa Lebong Atas kendaraan diduga mengalami rem blong hingga ketiganya mengalami laka tunggal.

Terlebih lagi, saat kejadian pengendara ini berboncengan tiga dan tidak ada yang memakai helm.

Hal itu dibenarkan Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur melalui Kasat Lantas, AKP Panehan Washington Simamora.

"Menurut keterangan saksi di lokasi, mereka mengendarai motor yang ngebonceng tiga tidak bisa menguasai kendaraan, hingga jatuh," katanya, tadi malam Jum'at (21/2).

Atas kejadian itu, Seva mengalami patah bahu kanan dan patah tangan kiri,  Dwi mengalami patah tangan sebelah kiri, sedangkan Destri hanya mengalami luka ringan.

"Untuk ketiga korban telah dibawa ke UGD RSUD Lebong. Tidak ada korban jiwa, ketiganya hanya mengalami luka ringan," ucapnya.

Kasat Lantas juga mengimbau, seluruh pengendara saat menggunakan sepeda motor ke jalan agar memakai helm dan perlengkapan berkendara.

"Menggunakan helm bukanlah karna takut dilihat dan ditangkap Polisi Lalu Lintas, gunakanlah helm atas dasar kesadaran keselamatan berlalu lintas dijalan raya, dan yang tak kalah pentingnya, gunakan helm SNI," tutup Kasat Lantas. [tmc]

Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00