Alamak... Pondasi Jembatan Darurat Diduga Tergerus Longsor

Daerah  SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 13:07:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Alamak... Pondasi Jembatan Darurat Diduga Tergerus Longsor

Pondasi jembatan diduga tergerus longsor/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Sejak pagi hari hujan deras terus mengguyur Kabupaten Lebong, Sabtu (8/2). Akibat hujan tersebut tak sedikit jalan yang tergenang oleh air dan menyebabkan kendaraan sulit berjalan.

Bukan hanya itu, sekitar pukul 11.00 WIB, dilaporkan terjadi longsor akibat ambruknya pondasi jembatan darurat, penghubung Desa Suka Datang dengan Desa Suka Datang I, Kecamatan Pelabai.

Ambruknya pondasi jembatan itu diduga akibat tergerus air yang terus mengalir saat hujan deras tiba.

"Ini jalan jadi terhambat juga akibat pondasi jembatan yang ambruk baru diketahui siang ini, dan kita perkirakan terjadi tadi malam," ujar Plt Kadis Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-P) Lebong, Joni Prawinata melalui Kabid Bina Marga, Haris Santoso, Sabtu (8/2) siang

Akibat hal tersebut, warga yang memiliki rumah di sekitar longsor terancam tidak bisa melintasi jalan tersebut. Sebab, tanah longsor di sekitar lokasi terus terjadi.

"Jadi kayaknya susah buat jalan lewat sini tanah mulai turun. Apalagi jembatan hasil swadaya lintas sektor bersama warga juga mulai rusak,” ucapnya.

Menurut pantauan di lapangan, panjang pondasi jembatan sekitar 20 meter dengan tinggi mencapai 4 meter. Sedangkan di lokasi tersebut terdapat tiang listrik juga ikut tumbang.

Pasca kejadian, lalu lintas sempat alami macet dikarenakan banyak orang yang ingin melihat ke lokasi kejadian juga. Namun, para petugas Dinas PUPR-P Lebong mengingatkan para pengguna jalan agar meninggalkan lokasi untuk menghindar hal yang tidak diinginkan.

"Masyarakat sebaiknya tak mendekati jembatan itu untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan," tutur dia.

Untuk diketahui, rusaknya jembatan permanen itu sebelumnya terjadi  sejak Februari 2019. Tahun 2020 ini, jembatan itu urung diperbaiki lantaran usulan anggaran yang disampaikan Dinas PUPR-P Kabupaten Lebong dalam APBD 2020 tidak diporsikan. [tmc]

Komentar Pembaca
H. Zahdi Taher, M.HI Jabat Kepala Kemenag Prov Bengkulu
Komplek Perkantoran Pemkab Kaur Jauh Dari Kata Bersih
Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

Kebakaran Hebat Melanda Dua Toko

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 22:30:00